Language : English French Chinese Simplified Arabic
Al-Qur'an

BAB 03 - Kiat-kiat MEMPELAJARI, MeNAFSIRkan Dan MEMAHAMI Ayat-ayat ALLAH Berdasarkan AL QUR’AN Dan HADITS NABI

Setelah Mempelajari Dan Memahami “KEINGINAN-KEINGINAN ALLAH” Tentang Membaca AL QUR’AN Kita Harus Tingkatkan Dengan Mempelajari “KEINGINAN-KEINGINAN ALLAH” Tentang MENAFSIRKAN Dan MEMAHAMI Kandungan AL QUR’AN

Untuk Dapat MEMAHAMI Kandungan AL QUR’AN Secara KAFAH (Utuh) Kita Harus MENGUASAI Ayat-ayat ALLAH Sebanyak MUNGKIN

(QS. Al Israa’ (17) ayat 36)
(QS. Al Anfaal (08) ayat 22)

“Kemudian Kitab itu Kami wariskan kepada
Orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami,
Lalu di antara mereka ada yang menganiaya diri mereka sendiri
Dan di antara mereka ada yang pertengahan
Dan di antara mereka ada (pula) yang lebih dahulu
Berbuat kebaikan dengan izin Allah.
Yang demikian itu adalah karunia yang amat besar”

(Al Qur’an surat Faathir (35) ayat 32)


“Hai orang-orang yang beriman,
Masuklah kamu ke dalam Islam secara keseluruhannya
Dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan
Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu”

(Al Qur’an surat Al Baqarah (02) ayat 208)



Oleh Karena Itu, Sebelum Kita MeNAFSIRkan Satu Ayat Saja Kita Harus Menguasai Terlebih Dahulu Kiat-kiat MeNAFSIRkan AL QUR’AN Berdasarkan KEINGINAN-KEINGINAN ALLAH

(QS. An Nisaa’ (04) ayat 59)

“Katakanlah: Taatilah Allah dan Rasulnya;
jika kamu berpaling,
Maka sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang kafir”

(Al Qur’an surat Al ‘Imran (03) ayat 32)


“Hai orang-orang yang beriman,
Bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepadaNya
Dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan
Dalam keadaan beragama Islam”

(Al Qur’an surat Ali Imran (03) ayat 102)



Apakah TUJUAN Dari MEMPELAJARI, MENAFSIRKAN Dan MEMAHAMI AL QUR`AN ?

“Tidak wajar bagi seseorang manusia yang Allah berikan
Kepadanya Al Kitab, hikmah dan kenabian lalu dia berkata kepada manusia:
Hendaklah kamu menjadi penyembah-penyembahku bukan penyembah Allah
Akan tetapi (dia berkata) :
Hendaklah kamu menjadi orang-orang rabbani
Karena kamu selalu mengajarkan Al Kitab
Dan disebabkan kamu tetap mempelajarinya”

(Al Qur’an surat Ali ’Imran (03) ayat 79)


“Yang paling baik diantara kamu ialah
Yang belajar Al Qur’an dan yang mengajarkannya”

(Hadits riwayat Bukhari)



Tujuan MEMPELAJARI, MENAFSIRKAN Dan MEMAHAMI AL QUR`AN Adalah Untuk Dapat DiPRAKTEKkan Dalam Kehidupan Sebelum Menjelang Kematian

(QS. Ash Shaff (61) ayat 2-3)
(QS. Al Ahzab (33) ayat 2-3)

“Mengapa kamu suruh orang lain (mengerjakan) kebajikan,
Sedang kamu melupakan diri (kewajiban)mu sendiri ,
Padahal kamu membaca Al Kitab (Taurat) ?
Maka Tidakkah kamu berpikir ?“

(Al Qur’an surat Al Baqarah (02) ayat 44)


“Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu
Sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu;
Lalu ia berkata : Ya Tuhanku, mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian)ku Sampai waktu yang dekat, yang menyebabkan aku dapat bersedekah
Dan aku termasuk orang-orang yang saleh”

(Al Qur’an surat Al Munaafiquun (63) ayat 10)


“Pada akhir zaman akan muncul kaum yang muda usia dan lemah akalnya.
Mereka berkata-kata seolah-olah mereka adalah manusia yang terbaik.
Mereka membaca Al Quran tetapi tidak melepasi kerongkong mereka.
Mereka keluar dari agama sebagaimana anak panah menembusi binatang buruan.
Apabila kamu bertemu dengan mereka, maka bunuhlah mereka karena sesungguhnya,
Membunuh mereka ada pahalanya di sisi Allah pada Hari Kiamat”

(Hadits riwayat Bukhari & Muslim)



Tujuan MEMPELAJARI, MENAFSIRKAN Dan MEMAHAMI AL QUR`AN Adalah
Agar Bisa MELAKSANAKAN KANDUNGAN AL QUR`AN Sesuai Dengan AL QUR’AN Dan HADITS NABI

(QS. Ash Shaff (61) ayat 2-3)
(QS. Al Ahzab (33) ayat 2-3)



Bagaimana CARAnya DAPAT MEMPELAJARI Dan MEMAHAMI AL QUR`AN DENGAN TETAP MENDAPATKAN RIDHO ALLAH ?

Proses MEMPELAJARI, MENAFSIRKAN Dan MEMAHAMI AL QUR`AN Harus Mengikuti PETUNJUK ALLAH YANG ADA DI AL QUR`AN Dan HADITS NABI

(QS. An Nisaa’ (04) ayat 59)

“Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu
Tidak mempunyai pengetahuan tentangnya
Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati
Semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya”

(Al Qur’an surat Al Israa’ (17) ayat 36)


“Katakanlah: “Ta’atilah Allah dan Rasul-Nya; jika kamu berpaling,
Maka sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang kafir.”

(Al Qur’an surat Ali ‘Imran (03) ayat 32)


“Dan taatilah Allah dan Rasul, supaya kamu diberi rahmat”

(Al Qur’an surat Ali ‘Imran (03) ayat 132)


“Siapa yang mengada-adakan sesuatu dalam agama kamu ini
Sesuatu yang tidak ada dasarnya daripadanya
Maka itu pasti tertolak”

(Hadits riwayat Bukhari & Muslim)

Selengkapnya...

BAB 02 - MINIMAL ADA 12 TAHAPAN PROSES MEMBACA KANDUNGAN AL QUR’AN Yang Diridhoi ALLAH

Tahap Pertama
SEBELUM MEMBACA AL QUR`AN Kita Harus MEMBERSIHKAN RUH-JIWA KITA Dan Mempunyai NIAT SEMATA-MATA Karena Ingin MENDAPAT RIDHO ALLAH Hal Itu Diwujudkan DENGAN MELAKUKAN WUDHU


“Sesungguhnya Al Qur’an ini adalah
Bacaan yang sangat mulia pada kitab yang terpelihara (Lauhul Mahfuzh)
Tidak menyentuh kecuali hamba-hamba yang disucikan”

(Al Qur’an surat Al Waaqi’ah (56) ayat 77-79)


“Al Qur’an tidak dapat disentuh
Kecuali orang yang disucikan”

(Hadits riwayat Nasa’i)



Tahap Kedua
MEMBACA AL QUR`AN Harus Diterjemahkan Ke Dalam BAHASAnya MASING-MASING

(QS. Ibrahim (14) ayat 4)

TERJEMAHAN Dalam BAHASAnya Masing-masing Perlu DiBACA Agar Dapat Memahaminya
Dengan Mudah Ayat-ayat Yang Sedang Dibacanya

(QS. Thaahaa (20) ayat 2)
(QS. Yusuf (12) ayat 1-2)
(QS. Az Zukhruf (43) ayat 1-3)

“Sesungguhnya Kami mudahkan Al Qur’an itu
Dengan bahasamu supaya mereka mendapat pelajaran”

(Al Qur’an surat Ad Dukhaan (44) ayat 58)


“Maka sesungguhnya, telah Kami mudahkan Al Qur’an itu dengan bahasamu,
Agar kamu dapat memberi kabar gembira dengan Al Qur’an itu
Kepada Orang-orang yang bertakwa
Dan agar kamu memberi peringatan dengannya
Kepada kaum yang membangkang”

(Al Qur’an surat Maryam (19) ayat 97)


“Setiap Nabi diutus khusus kepada bangsanya,
Tetapi saya (Muhammad) dikirim baik kepada
Bangsa kulit merah maupun kulit hitam”

(Hadits riwayat Bukhari)



Tahap Ketiga
MEMBACA AL QUR’AN Harus Mendahulukan Ayat-ayat ALLAH Yang Mudah DIBACAnya KARENA AL QUR’AN TIDAK MENYUSAHKAN MANUSIA

(QS. Al Muzzammil (73) ayat 20)
(QS. Al Qamar (54) ayat 32, 40)

“Kami tidak menurunkan Al Qur’an ini kepadamu
Agar kamu menjadi susah”

(Al Qur’an surat Thaahaa (20) ayat 2)


“Dan sesungguhnya
Telah Kami mudahkan Al Qur’an untuk pelajaran
Maka adakah orang yang mengambil pelajaran ?”

(Al Qur’an surat Al Qamar (54) ayat 17, 22)


“Jauhilah olehmu
Hal-hal yang sukar dilakukan”

(Hadits riwayat Baihaqi)




Tahap Keempat
SEBELUM MEMBACA AL QUR`AN Harus MEMOHON PERLINDUNGAN KEPADA ALLAH Dari Godaan IBLIS SYAITAN Yang Terkutuk DENGAN MEMBACA ”TAUDZ”


“Apabila kamu membaca Al Qur’an
Hendaklah kamu meminta perlindungan Kepada Allah
Dari syaitan yang terkutuk”

(Al Qur’an surat An Nahl (16) ayat 98)


“Barangsiapa membaca Al Qur’an
Maka hendaklah
Memohon kepada Allah dengannya”

(Hadits riwayat Tirmidzi)

Dengan Membaca “TAUDZ” Selama Membaca AL QUR’AN Kita Dilindungi ALLAH Dari Godaan IBLIS SYAITAN

(QS. An Nahl (16) ayat 98)

“Dan jika syaitan mengganggumu dengan suatu gangguan,
Maka mohonlah perlindungan kepada Allah
Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”

(Al Qur’an surat Fushshilat (41) ayat 36)


“Barangsiapa membaca Al Qur’an
Maka hendaklah ia memohon kepada Allah dengannya”

(Hadits riwayat Turmudzi)



Tahap Kelima
Setelah Membaca “TAUDZ” (Memohon Perlindungan Dari ALLAH Atas Godaan Iblis) Harus Membaca “BASMALAH”


“Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu
Yang menciptakan”

(Al Qur’an surat Al ‘Alaq (96) ayat 1)


“Setiap pekerjaan
Yang tidak dimulai Bismillahirrohmanirrohiim
Maka terputuslah berkatnya”

(Hadits riwayat Abu Daud)



Tahap Keenam
SELAMA MEMBACA AL QUR`AN DI DALAM HATI SANUBARI Dan PIKIRAN Harus Selalu MENGGUNAKAN AKAL Agar Selalu MENDAPAT RIDHO ALLAH

(QS. Al Baqarah (02) ayat 269)

“Dan tidak ada seorangpun akan beriman
Kecuali dengan izin Allah
Dan Allah menimpakan kemurkaan kepada orang-orang
Yang tidak menggunakan akalnya”

(Al Qur’an surat Yunus (10) ayat 100)


“(Al Qur’an) ini adalah penjelasan yang sempurna bagi manusia
Dan supaya mereka diberi peringatan denganNya,
Dan supaya mereka mengetahui bahwasanya
Dia adalah Tuhan yang Maha Esa
Dan agar orang-orang yang berakal mengambil pelajaran”

(Al Qur’an surat Ibrahim (14) ayat 52)


“Pikirkanlah olehmu apa yang dijadikan Allah
Dan janganlah kamu pikirkan dzat Allah
Maka celakakah kamu”

(Hadits riwayat Abu Syeikh)



Tahap Ketujuh
SELAMA PROSES MEMBACA AL QUR`AN Harus PERLAHAN-LAHAN MEMBACAnya Dengan Tidak MENGERASKAN SUARANYA

(QS. Thaahaa (20) ayat 114)

“Dan sebutlah (nama) Tuhanmu dalam hatimu
Dengan merendahkan diri dan rasa takut
Dan dengan tidak mengeraskan suara di waktu pagi dan petang
Dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai”

(Al Qur’an surat Al A’raaf (07) ayat 205)


“Atau lebih dari seperdua itu
Dan bacalah Al Qur’an itu dengan perlahan-lahan”

(Al Qur’an surat Al Muzzammil (73) ayat 4)


“Dari Abdullah bin Amri, Nabi Saw bersabda :
Akan diperintahkan kepada shahibul Qur’an (ahli Qur’an) bacalah
Dan terus naik dan bacalah dengan tartil (tertib)
Sebagaimana kamu dahulu membaca di dunia
Karena sesungguhnya kedudukanmu adalah
Pada ayat yang terakhir kamu baca”

(Hadits riwayat Tirmidzi, Daud & Ahmad)



Tahap Kedelapan
SELAMA PROSES MEMBACA AL QUR`AN AL-QUR`AN HARUS DIBACANYA Tidak TERGESA-GESA Dan Tidak CEPAT-CEPAT INGIN MENGUASAINYA

(QS. Al Qiyaamah (75) ayat 16)
(QS. Thaahaa (20) ayat 114)

MEMBACA AL QUR’AN Jangan Tergesa-gesa, Jangan Terburu-buru Agar Tidak Salah Bacaannya Dan Tidak Salah Penafsirannya Dan Mudah Untuk Dipahaminya Dan Tidak Tergoda IBLIS SYAITAN

(QS. Al Muddatstsir (74) ayat 3)
(QS. Al Israa’ (17) ayat 53)
(QS. An Nahl (16) ayat 98)
(QS. Fushshilat (41) ayat 36)

“Maka Maha Tinggi Allah Raja yang sebenar-benarnya
Dan janganlah kamu tergesa-gesa membaca Al Qur’an
Sebelum disempurnakan mewahyukannya kepadamu
Dan katakanlah :
Ya Tuhanku tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan”

(Al Qur’an surat Thaahaa (20) ayat 114)


“Janganlah kamu gerakkan lidahmu
Untuk (membaca) Al Qur’an
Karena hendak cepat-cepat (menguasai)nya”

(Al Qur’an surat Al Qiyaamah (75) ayat 16)


“Siapa yang menghatamkan Al Qur’am
Dalam waktu kurang dari tiga hari
Dia tidak akan dapat memahami bacaannya dengan baik”

(Hadits riwayat Tirmidzi & Ibnu Majah)


“Dari Ibnu Abbas r.a: Tentang firman Allah s.w.t:
Yang dimaksud: Janganlah kamu gerakkan lidahmu untuk membaca Al-Quran.
Beliau berkata: Dulu apabila Malaikat Jibril turun menyampaikan wahyu,
Maka Nabi s.a.w menggerakkan lidah dan bibir baginda untuk membaca
Wahyu tadi, sehingga susah menggerakkannya.
Keadaan baginda sedemikian dapat dilihat. Maka Allah berfirman:
Yang dimaksud: Janganlah kamu menggerakkan lidahmu
Untuk membacanya dan ingin cepat menguasainya.
Sesungguhnya atas tanggungan Kamilah mengumpulkannya dan membacanya.
Kamilah yang perlu mengumpulkannya di dadamu dan membacanya,
Lalu kamu membacanya.
Yang dimaksud: Apabila Kami selesai membacanya,
Maka ikutilah bacaan itu. Kami menurunkannya, maka dengarkanlah baik-baik.
Firmannya Yang dimaksud: Sesungguhnya atas tanggungan Kamilah penjelasannya.
Kami menjelaskannya melalui lidahmu. Apabila Malaikat Jibril mendatangi baginda,
Baginda diam dan apabila Malaikat tadi (Jibril) telah pergi,
Barulah baginda membacanya
Sebagaimana telah dijanjikan oleh Allah kepada baginda”

(Hadits riwayat Bukhari & Muslim)




Tahap Kesembilan
SELAMA MEMBACA AL QUR`AN HATI Dan NURANI KITA Harus Selalu MEMOHON PETUNJUK Dan BIMBINGAN KEPADA ALLAH Agar Selalu Ditambahkan ILMU-NYA

(QS. Thaahaa (20) ayat 114)
(QS. Al Mu’min (40) ayat 60)
(QS. Al Baqarah (02) ayat 186)

Karena Hanya ALLAH Yang Akan Memberi PETUNJUK Dan Membimbing Kita Ketika Sedang MEMBACA Dan MEMPELAJARInya

(QS. Al Qiyaamah (75) ayat 16-19)

“Maka Maha Tinggi Allah raja yang sebenar-benarnya
Dan janganlah kamu tergesa-gesa membaca Al Qur’an
Sebelum disempurnakan mewahyukan kepadamu
Dan katakanlah :
Ya Tuhanku tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan”

(Al Qur’an surat Thaahaa (20) ayat 114)


“Nabi pernah mengajarkan Al Qur’an kepadamu lalu berdoa :
Ya Allah ajarilah ia Al Qur’an”

(Hadits riwayat Bukhari)




Tahap Kesepuluh
SETELAH MEMBACA AL QUR`AN Ayat-ayat ALLAH Tersebut Harus DIIKUTI BACAANnya (Ayat-ayat Allah Harus Dilaksanakan)

(QS. Ash Shaff (61) ayat 2-3)
(QS. Al Ahzab (33) ayat 2-3)
(QS. Yunus (10) ayat 109)
(QS. Al Baqarah (02) ayat 44)

Ayat-ayat ALLAH Yang Telah DiBACAnya Harus Dipraktekkan Agar ALLAH Meridhoinya Dan Akan Memberi PETUNJUK Kepada Orang-orang Yang Bertakwa

(QS. Al Ahzab (33) ayat 2-3)
(QS. Ali ‘Imran (03) ayat 138)
(QS. Al Haaqqah (69) ayat 48)
(QS. Al Baqarah (02) ayat 44)

“Apabila Kami telah menyelesaikan membacakannya
Maka ikutilah bacaannya itu kemudian
Sesungguhnya atas tanggungan Kamilah penjelasannya”

(Al Qur’an surat Al Qiyaamah (75) ayat 18-19)


“Hai orang-orang yang beriman
Mengapa kamu mengatakan apa yang tidak kamu perbuat ?
Amat besar kebencian di sisi Allah
Bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tiada kamu kerjakan”

(Al Qur’an surat Ash Shaff (61) ayat 2-3)


“Siapa saja yang membaca Al Qur’an dan mengamalkan isinya
Maka Allah akan memberikan pahala pada kedua orang tuanya mahkota
Pada hari kiamat yang bercahaya lebih terang dari cahaya matahari
Yang masuk ke dalam rumah di dunia”

(Hadits riwayat Ahmad)




Tahap Kesebelas
KITA HARUS MELAKSANAKAN KESEPULUH TAHAPAN TERSEBUT SELAMA MEMBACA AL QUR’AN, Karena ALLAH AKAN MEMBACAKAN Ayat-ayat-Nya DI DALAM QALBU-DADA
MANUSIA YANG SEDANG MEMBACAnya

(QS. Al Qiyaamah (75) ayat 17-19)


“Hai orang-orang yang beriman,
Mengapa kamu mengatakan apa yang tidak kamu perbuat ?
Amat besar kebencian di sisi Allah
Bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tiada kamu kerjakan”

(Al Qur’an surat Ash Shaff (61) ayat 2-3)



“Dan ikutilah apa yang diwahyukan Tuhanmu kepadamu
Sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan,
Dan bertakwallah kepada Allah Dan cukuplah Allah sebagai Pemelihara”

(Al Qur’an surat Al Ahzab (33) ayat 2-3)



Tahap Keduabelas
ALLAH AKAN MEMBERIKAN HIKMAH Dan ILMU Tentang AL QUR`AN Kepada MANUSIA Yang Berbuat KEBAJIKAN

(QS. Yusuf (12) ayat 22)
(QS. An Nisaa` (04) ayat 36)
(QS. Al Baqarah (02) ayat 83, 215)
(QS. An Nahl (16) ayat 128)

Karena ALLAH Menyukai KEBAJIKAN Dan ALLAH Beserta Orang-orang Yang Berbuat KEBAJIKAN

(QS. Al Ankabut (29) ayat 69)
(QS. Al Baqarah (02) ayat 195)

“Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang bertakwa
Dan orang-orang yang berbuat kebajikan”

(Al Qur’an surat An Nahl (16) ayat 128)


“Karena itu Allah memberikan kepada mereka pahala di dunia
Dan pahala yang baik di akhirat
Dan Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebaikan”

(Al Qur’an surat Ali ‘Imran (03) ayat 148)


“Mujasyik bin Mas'ud as-Sulami r.a katanya:
Aku berjumpa Nabi s.a.w untuk berikrar setia
dengan baginda untuk sama-sama berhijrah.
Lalu baginda bersabda:
Sesungguhnya Hijrah telah berlalu, tetapi ikrar setia
yang masih boleh dilakukan
ialah terhadap Islam, jihad dan melakukan kebaikan”

(Hadits riwayat Bukhari & Muslim)




Bila Kita KONSISTEN MELAKSANAKAN KEDUA BELAS Hal Tersebut Di Atas Maka ALLAH
AKAN MEMBACAKANNYA Di Dalam HATI MANUSIA

Bila Kita KONSISTEN MELAKSANAKAN KEDUA BELAS Hal Tersebut Di Atas MAKA ALLAH AKAN Membimbing HATI SiPEMBACA Untuk Pandai MEMBACAnya

SILAHKAN MEMBACA
Surat 75 (Al-Qiyaamah) Ayat 16-17
BERULANG-ULANG
MINIMAL 5 KALI

“Janganlah kamu gerakkan lidahmu
Untuk (membaca) Al-Qur`an karena hendak cepat-cepat (menguasainya)
Sesungguhnya atas tanggungan Kamilah mengumpulkannya
(di dadamu) dan (membuatmu pandai) membacanya”

(Al-Qur`an surat Al-Qiyaamah (75) ayat 16-17)

Siapa Yang Menjadikan NABI MUHAMMAD Pandai Membaca AL QUR`AN ?

NABI MUHAMMAD SAW Dapat PANDAI Dan MAHIR Membaca Dan Menguasai Kandungan AL QUR`AN Dibimbing Dan Dipandu Oleh ALLAH SWT

Siapa Yang Menjadikan SiPEMBACA PANDAI Membaca AL QUR`AN ?

ALLAH YANG MAHA MEMBIMBING Akan Memandu Setiap Orang Yang Sedang
MEMBACA AL QUR`AN Bila SiPEMBACA Mengikuti KEDUA BELAS PETUNJUK ALLAH
Tentang TATAKRAMA MEMBACA ALQUR`AN

Marilah Kita Pelajari Bersama Surat Ke 75 (Al Qiyaamah) Ayat 17 Dengan Membacanya Perlahan-lahan Dan Tidak Tergesa-gesa

SIAPA YANG DIMAKSUD DENGAN “KAMI” PADA Surat Ke 75 (Al-Qiyaamah) ayat 17

“Sesungguhnya Atas Tanggungan Kamilah
Mengumpulkannya (Di Dadamu)
Dan (Membuatmu Pandai) Membacanya”

(Al-Qur`an surat Al Qiyaamah (75) ayat 17)

Kata “KAMI” Di Dalam Surat Ke - 75 Ayat 17 Adalah ALLAH

Dimana ALLAH Akan “MEMBACAKAN-Nya” Dan Akan “MEMBIMBING-Nya” ?

ALLAH YANG MAHA MEMBIMBING Akan Menuntun HATI MANUSIA Yang Sedang MEMBACA AL QUR`AN Sehingga Dapat Mengerti Apa Yang Sedang DiBACAnya

Di Dalam DADA SIAPA ALLAH Akan “MEMBACAKAN”-Nya Dan Akan
“MEMBIMBING”-Nya ?

ALLAH AKAN MEMBIMBING “HATI-QOLBU” YANG ADA DI DALAM DADA MANUSIA
Yang Sedang MEMBACA AL QUR`AN

Apakah Mungkin Allah Akan Membimbing Hati-Qolbu Kita Bila Kita Tidak Pernah Membaca Al Qur’an ?

ALLAH AKAN BERSEMAYAM Di Dalam HATI Dan DADA MANUSIA Yang Sedang MEMBACA AL QUR`AN Bila Ia Mengikuti PETUNJUK-PETUNJUK ALLAH
Tentang CARA-CARA MEMBACA AL QUR`AN

SIAPA YANG AKAN Menjelaskan BACAANNYA ?

ALLAH YANG MAHA MEMBERI PENJELASAN Akan Menjelaskan ARTI, MAKNA Dan MAKSUD Dari Ayat-ayat ALLAH YANG SEDANG DiBACANya BILA SiPEMBACA MELAKSANAKAN BACAANnya

Bagaimana Caranya AGAR KITA DAPAT MENGERTI Penjelasan Dari Ayat-ayat ALLAH Yang Sudah Kita BACA ?

Ayat-ayat ALLAH YANG SUDAH DIBACAnya Harus DILAKSANAKAN DALAM KEHIDUPANnya SEHARI-HARI


“Hai orang-orang yang beriman
Mengapa kamu mengatakan apa yang tidak kamu perbuat ?
Amat besar kebencian di sisi Allah
Bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tiada kamu kerjakan”

(Al Qur’an surat Ash Shaff (61) ayat 2-3)


“Dan ikutilah apa yang diwahyukan Tuhanmu kepadamu.
Sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan
Dan bertawakallah kepada Allah Dan cukuplah Allah sebagai pelindung”

(Al Qur’an surat Al Ahzab (33) ayat 2-3)


“Mengapa kamu suruh orang lain (mengerjakan) kebajikan,
Sedang kamu melupakan dari (kewajiban) mu sendiri,
Padahal kamu membaca Al Kitab (Taurat) ?
Maka tidakkah kamu berpikir ?

(Al Qur’ an surat Al Baqarah (02) ayat 44)


"Sebaik‑baik kalian adalah
Orang yang belajar Al Qur'an dan mengajarkannya"

(Hadits riwayat Bukhari)


Ayat-ayat ALLAH Tersebut Harus “DIIKUTI BACAANnya” (Harus Dipraktekkan)

ALLAH AKAN SENANTIASA Menjelaskan Ayat-ayatnya KEPADA MANUSIA Yang Senang MEMBACA AL QUR`AN Dan Tetap MemPRAKTEKkannya DALAM KEHIDUPANnya

(QS. Al Qiyaamah (75) ayat 18-19)
(QS. Ash Shaff (61) ayat 2-3)

“Sebenarnya, Al Qur’an itu adalah ayat-ayat yang nyata
Di dalam dada orang-orang yang diberi ilmu
Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami
Kecuali orang-orang yang zalim”

(Al Qur’an surat Al Ankabuut (29) ayat 49)


“Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah
Dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian dari rezeki
Yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam
Dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan
Yang tidak akan merugi”

(Al Qur’an surat Faathir (35) ayat 29)




Insya Allah KITA TERMASUK KE DALAM GOLONGAN ORANG-ORANG YANG DIBERIKAN PENJELASANNYA DARI ALLAH

(QS. Al Ankabut (29) ayat 49)
(QS. Faathir (35) ayat 29)

“(Al Qur’an) ini adalah penerangan bagi seluruh manusia
Dan petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa”

(Al Qur’an surat Ali ‘Imran (03) ayat 138)


“Al Qur’an ini adalah pedoman bagi manusia,
Petunjuk dan rahmat bagi kaum yang meyakini”

(Al Qur’an surat Al Jaatsiyah (45) ayat 20)


“Rasulullah s.a.w telah bersabda:
Kita adalah orang-orang yang terakhir dan kita jugalah orang-orang
yang mendahului umat manusia pada Hari Kiamat.
Setiap umat dikaruniakan Kitab sebelum kita.
Kemudian kita pula diberi kitab sesudah mereka.
Oleh karena itu, inilah hari yang ditentukan oleh Allah untuk kita.
Allah memberi petunjuk kepada kita pada hari tersebut.
Umat-umat lain akan mengikuti kita pada hari itu,
kaum Yahudi esok dan kaum Nasrani lusa”

(Hadits riwayat Bukhari & Muslim)




Bagaimana Mungkin KITA DAPAT MENGUASAI Ayat-ayat ALLAH Jika Tidak MEMBACAnya ?
(Iya nggak)

Bagaimana Mungkin KITA DAPAT MELAKSANAKAN Kandungan AL QUR`AN Bila Kita Tidak MENGUASAInya ?

Silahkan Sering MEMPELAJARI Dan MEMBACAnya Jika Ingin MENGUASAI KANDUNGAN AL QUR`AN

(QS. Ali “Imran (03) ayat 79)
(QS. Al Ankabuut (29) ayat 45)
(QS. Faathir (35) ayat 29)

“Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu
Tidak mempunyai pengetahuan tentangnya.
Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati
Semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya”

(Al Qur’an surat Al Israa’ (17) ayat 36)


“Tidak wajar bagi seseorang manusia yang Allah berikan
Kepadanya Al Kitab, hikmah dan kenabian,
Lalu dia berkata kepada manusia : Hendaklah kamu menjadi
Penyembah-penyembahku bukan penyembah Allah.
Akan tetapi (dia berkata) : Hendaklah kamu menjadi orang-orang rabbani,
Karena kamu selalu mengajarkan Al Kitab
Dan disebabkan kamu tetap mempelajarinya"

(Al Qur’an surat Ali ‘Imran (03) ayat 79)


"Perumpamaan orang yang senantiasa membaca Al Qur'an dan ia hafal,
Ia bersamaan dengan malaikat‑malaikat penulis yang mulia.
Dan perumpamaan orang yang membaca dan ia memperbaikinya
Dengan bersusah payah, maka baginya dua pahala".

(Hadits riwayat Bukhari)




Untuk Menambah Wawasan Pemahaman Tentang MEMBACA AL QUR’AN BERDASARKAN AYAT-AYAT ALLAH (AL QUR’AN Dan HADITS NABI)
Silahkan Membaca Dan Mempelajari Sunnah Dan Hadits Nabi Yang Sesuai Dengan Ayat-ayat Berikut :

1.Mohon lindungan Allah dari godaan iblis syaitan yang terkutuk
Surat (07) Al A`raaf ayat 16-17
Surat (15) Al Hijr ayat 39-42
Surat (16) An Nahl ayat 98
Surat (41) Fushshilat ayat 36
Surat (20) Thaahaa ayat 117

2.Membaca dan mempelajari Al-Qur`an tidak boleh tergesa-gesa
Surat (20) Thaahaa ayat 114
Surat (73) Al Muzzamil ayat 4
Surat (75) Al Qiyaamah ayat 16

3.Mohon bimbingan dan ditambahkan ilmu dari Allah
Surat (02) Al Baqarah ayat 32
Surat (12) Yusuf ayat 22
Surat (20) Thaahaa ayat 114

4.Membaca Al-Qur`an harus mendahulukan surat atau ayat yang mudah dimengerti atau surat dan ayat muhkamat
Surat (03) Ali `Imran ayat 7
Surat (20) Thaahaa ayat 2
Surat (54) Al Qamar ayat 17, 22, 32 dan 40
Surat (73) Al Muzzamil ayat 20

5.Membaca dan mempelajari Al-Qur`an tidak harus menunggu pandai berbahasa Arab, tetapi diperbolehkan dengan bahasanya masing-masing
Surat (03) Ali `Imran ayat 138
Surat (14) Ibrahim ayat 4
Surat (19) Maryam ayat 97
Surat (44) Ad Dukhaan ayat 58
Surat (45) Al Jaatsiyah ayat 20

6.Selama proses membaca Al-Qur`an harus selalu menggunakan akal agar tetap mendapatkan ridho Allah
Surat (10) Yunus ayat 100
Surat (12) Yusuf ayat 111, 22
Surat (13) Ar Ra`d ayat 3-4, 19
Surat (14) Ibrahim ayat 52
Surat (20) Thaahaa ayat 54
Surat (30) Ar Ruum ayat 28

7.Al Qur’an adalah Pedoman Hidup seluruh umat manusia, tidak hanya untuk umat manusia yang mengerjakan Rukun Islam
Surat (68) Al Qalam ayat 52
Surat (03) Ali ‘Imran ayat 138
Surat (06) Al An’aam ayat 90
Surat (14) Ibrahim ayat 52
Surat (39) Az Zumar ayat 41
Surat (45) Al Jaatsiyah ayat 20

8.Al Qur’an membenarkan kitab-kitab suci sebelumnya
Surat (03) Ali ‘Imran ayat 3
Surat (04) An Nisaa’ ayat 136
Surat (05) Al Maa-idah ayat 48
Surat (06) Al An’aam ayat 92
Surat (07) Al A’raaf ayat 157-158
Surat (20) Yunus ayat 37
Surat (12) Yusuf ayat 111
Surat (35) Luqman ayat 31

9.Islam yang diridhoi Allah harus berlandaskan Al Qur’an
Surat (03) Ali ‘Imran ayat 19, 84-85
Surat (17) Al Israa’ ayat 53
Surat (05) Al Maa-idah ayat 91
Surat (07) Al A’raaf ayat 56, 74, 85
Surat (04) An Nisaa’ ayat 56
Surat (16) An Nahl ayat 104
Surat (18) Al Kahfi ayat 105

10.Al Qur’an sebagai petunjuk, peringatan dan pelajaran bagi manusia
Surat (02) Al Baqarah ayat 2
Surat (17) Al Israa’ ayat 9, 41
Surat (20) Thaahaa ayat 113
Surat (27) An Naml ayat 77
Surat (54) Al Qamar ayat 17, 22, 32, 40
Surat (69) Al Haaqqah ayat 48
Surat (74) Al Muddatstsir ayat 54-56

11.Al Qur’an sebagai kabar gembira dan penawar hati
Surat (16) An Nahl ayat 102, 89
Surat (17) Al Israa’ ayat 9, 82
Surat (19) Maryam ayat 97

12.Al Qur’an sebagai peringatan bagi semesta alam
Surat (02) Al Baqarah ayat 2
Surat (17) Al Israa’ ayat 9, 41
Surat (20) Thaahaa ayat 113
Surat (27) An Naml ayat 77
Surat (54) Al Qamar ayat 17, 22, 32, 40
Surat (69) Al Haaqqah ayat 48
Surat (74) Al Muddatstsir ayat 54-56

13.Mempelajari Al Qur’an berdasarkan Al Qur’an sangat mudah, murah dan dapat dipelajari dengan bahasanya masing- masing :
Surat (14) Ibrahim ayat 4
Surat (19) Maryam ayat 97
Surat (20) Thaahaa ayat 2
Surat (30) Ar Ruum ayat 22
Surat (41) Fushshilat ayat 44
Surat (44) Ad Dukhaan ayat 58
Surat (54) Al Qomar ayat 17, 22, 32, 40
Surat (68) Al Qalam ayat 52


14.Al Qur’an adalah sumber informasi menjelaskan sesuatu
Surat (12) Yusuf ayat 111
Surat (16) An Nahl ayat 89
Surat (44) Ad Dukhaan ayat 2-4
Selengkapnya...

BAB 01 - Kiat-kiat MEMBACA Kandungan AL QUR’AN Berdasarkan AL QUR’AN Dan HADITS NABI

Sebelum Kita Pelajari Proses MeNAFSIRkan Dan MEMAHAMI Ayat-ayat ALLAH Kita Harus Menguasai Tata Cara MEMBACA AL QUR’AN Versi ALLAH Agar Membacanya Tidak Sesat


“Hai orang-orang yang beriman,
Taatilah Allah dan taatilah RasulNya dan ulil amri di antara kamu.
Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu,
Maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya),
Jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian.
Yang demikian itu adalah lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya”

(Al Qur’an surat An Nisaa’ (04) ayat 59)


“Katakanlah: Taatilah Allah dan Rasul-Nya; Jika kamu berpaling,
Maka sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang kafir"

(Al Qur’an surat Ali ‘Imran (03) ayat 32)


“Dan taatilah Allah dan Rasul, supaya kamu diberi rahmat”

(Al Qur’an surat Ali ‘Imran (03) ayat 132)


“Siapa yang taat padaku, berarti taat pada Allah,
Dan siapa yang melanggar padaku berarti melanggar kepada Allah.
Dan siapa yang taat pada pimpinan (kepala)nya berarti taat kepadaku,
Dan siapa ma’siat kepada pimpinan (kepala)nya berarti ma’siat padaku.”

(Hadits riwayat Bukhari & Muslim)




MEMBACA AL QUR`AN Adalah AWAL DARI PROSES MEMPELAJARI AL QUR`AN

Apakah Mungkin Kita Dapat Memahami AL QUR`AN Bila Kita Tidak Membaca Dan Mempelajarinya ?

”Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu
Yaitu Al Kitab (Al Qur’an) dan dirikanlah shalat
Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) Keji dan mungkar
Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat)
Adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain)
Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan”

(Al Qur’an surat Al Ankabuut (29) ayat 45)


“Hendaklah kamu membaca Al Qur’an,
Karena Al Qur’an adalah cahaya petunjuk bagi kamu di bumi
Dan simpanan untuk kamu di akhirat”

(Hadits riwayat Ibnu Hibban)


“Bacalah Al Qur’an !
Karena pada hari kiamat Al Qur’an akan datang
Sebagai penolong bagi pembacanya”

(Hadits riwayat Muslim dari Abu Umamah)



Apakah TUJUAN ANDA Ketika MEMBACA AL QUR`AN ?

TUJUAN MEMBACA AL QUR`AN Adalah UNTUK MEMAHAMI KANDUNGAN AL QUR`AN Dan DAPAT MELAKSANAKANNYA DALAM KEHIDUPAN

(QS. Al Ahzab (33) ayat 2-3)

“Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu
Tidak mempunyai pengetahuan tentangnya
Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati semuanya itu
Akan diminta pertanggungan jawabnya”

(Al Qur’an surat Al Israa’ (17) ayat 36)


“Hai orang-orang yang beriman
Mengapa kamu mengatakan apa yang tidak kamu perbuat ?
Amat besar kebencian di sisi Allah
Bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tiada kamu kerjakan”

(Al Qur’an surat Ash Shaff (61) ayat 2-3)


“Siapa yang mengada-ngadakan sesuatu dalam agama Kami ini
Sesuatu yang tidak ada dasarnya daripadanya
Maka itu pasti tertolak”

(Hadits riwayat Bukhari & Muslim)




Bagaimana CARANYA MEMBACA AL QUR`AN Yang Diridhoi ALLAH ?

MEMBACA AL QUR`AN Yang DIRIDHOI ALLAH Harus Berdasarkan Keinginan-keinginan ALLAH Atau Harus Berdasarkan AYAT-AYAT ALLAH Yang Ada Di AL QUR`AN Dan HADITS NABI

(QS. Al Israa’ (17) ayat 36)

“Katakanlah : taatilah Allah dan RasulNya;
Jika kamu berpaling,
Maka sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang kafir”

(Al Qur’an surat Ali ‘Imran (03) ayat 32)


“Dan Taatilah Allah dan Rasul, supaya kamu diberi rahmat”

(Al Qur’an surat Ali ‘Imran (03) ayat 132)


“Hai orang-orang yang beriman,
Taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya) dan ulil amri di antara kamu.
Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu,
Maka kembalilah ia kepada Allah (Al Qur’an) dan Rasul (sunnahnya),
Jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian.
Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya”

(Al Qur’an surat An Nisaa’ (04) ayat 59)

“Siapa yang taat padaku, berarti taat pada Allah,
Dan siapa yang melanggar padaku berarti melanggar kepada Allah.
Dan siapa yang taat pada pimpinan (kepala)nya berarti taat kepadaku,
Dan siapa ma’siat kepada pimpinan (kepala)nya berarti ma’siat padaku.”

(Hadits riwayat Bukhari & Muslim)




Apa Saja Kiat-kiatnya MEMBACA AL QUR`AN Yang Diridhoi ALLAH ?

Kiat-Kiat MEMBACA AL QUR`AN Yang Diridhoi ALLAH Ialah PROSES MEMBACAnya Harus Sesuai Dengan AL QUR’AN Dan HADITS NABI

(QS. Ali ‘Imran (03) ayat 32, 132)

“Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul-Nya
dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu,
maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Qur’an) dan Rasul (sunnahnya),
jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian,
yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya”

(Al Qur’an surat An Nisaa’ (04) ayat 59)
Selengkapnya...

BAB 05 - Aplikasi Pemahaman AL QUR’AN Dalam KEHIDUPAN

Setelah kita mempelajari tahapan menguasai kandungan Al Qur’an dan mengerti bahwa Al Qur’an harus diterjemahkan ketika proses mempelajarinya, apa yang harus kita kerjakan.

Allah sangat murka kepada manusia yang tidak mengaplikasikan ilmunya dalam kehidupan (QS.61:2-3; 10:44, 109; 39:39 ; 9:105). Manusia patut bersyukur kepada Allah atas karuniaNya yang telah melengkapi manusia dengan kaki, tangan, mulut, akal pikiran, telinga, wajah dan perasaan (QS.14:7; 17:36; 36:65; 7:179-180).

Allah sangat murka kepada manusia yang tidak bersyukur atas segala karunia Allah (QS.14:7). Perwujudan rasa syukur kepada Allah harus dinyatakan dalam melakukan perbuatan kebajikan kepada sesama manusia dengan kerelaan hati (QS.2:83, 158, 184; 3:92, 133-134; 4:46). Karena Allah menciptakan manusia, bertujuan agar manusia dapat berbuat kebajikan terhadap manusia lainnya. Allah menciptakan manusia untuk dijadikan utusanNya yang harus menjadi rahmat bagi semesta alam (QS. 22:75; 21:107).

Silahkan berkiprah mulia sesuai dengan profesi, kesanggupan dan agamanya dilingkungannya masing-masing baik di waktu lapang maupun di waktu sempit. Berlomba-lomba berbuat kebajikan, beriman dan beramal saleh kepada tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, teman sejawat dan sesama manusia yang lainnya tanpa membeda-bedakan latar belakang dan agamanya (QS. 2:83, 148, 177, 215; 4:36,48).

Perwujudan rasa syukur tersebut harus diaplikasikan dalam kehidupan berkeluarga, bermasyarakat, bernegara dan beragama melalui kegiatan-kegiatan seperti berikut:

Perwujudan Syukur Melalui Pelaksanaan Hikmah Tahapan Menguasai Kandungan Al Qur’an Dalam Kehidupan Berkeluarga

  • Ayah mengaplikasikan “hikmah tahapan menguasai kandungan Al Qur’an” dengan memberi contoh dan mengajak anak dan isterinya untuk gemar membaca Al Qur`an dan menggunakan terjemahannya, mempelajari dan menguasai kandungannya sesuai dengan petunjuk Allah yang ada di Al Qur’an dan Hadits Nabi. Ayah berupaya tahap demi tahap mempraktekkan yang telah dipelajarinya dalam kehidupan sehari-hari.
  • Ibu mengaplikasikan “hikmah tahapan menguasai kandungan Al Qur’an” dengan mengajak anak dan suaminya untuk gemar membaca, mempelajari, menguasai kandungan Al Qur’an dengan menggunakan terjemahannya sesuai dengan petunjuk Allah yang ada di Al Qur`an dan Hadits Nabi. Ibu berupaya tahap demi tahap mempraktekkan yang telah dipelajarinya dalam kehidupan sehari-hari.
  • Anak mengaplikasikan “hikmah tahapan menguasai kandungan Al Qur’an” dengan gemar membaca Al Qur`an dan menggunakan terjemahannya serta mengajak teman-temannya membudayakan membaca Al Qur`an dan menguasai kandungannya berdasarkan petunjuk Allah yang ada di Al Qur’an dan Hadits Nabi.

Perwujudan Syukur Melalui Pelaksanaan Hikmah Tahapan Menguasai Kandungan Al Qur’an” Dalam Kehidupan Bermasyarakat Dan Bernegara

  • Sebagai anggota masyarakat dan rakyat Indonesia, kita wajib mensyukuri kemerdekaan dan mengaplikasikan “hikmah tahapan menguasai kandungan Qur’an” dengan berinisiatif aktif memberitahukan kepada umat Islam yang lain bahwa mempelajari Al Qur’an itu mudah dengan memanfaatkan Al Qur’an terjemahannya sebagai kamus.
  • Sebagai anggota masyarakat dan rakyat Indonesia, kita wajib mensyukuri kemerdekaan dan mengaplikasikan “hikmah tahapan menguasai kandungan Al Qur’an” melalui memelihara hubungan silaturahmi gotong-royong dengan sesama rakyat Indonesia tanpa membedakan suku bangsa, agama dan latar belakangnya, mengadakan kerjasama melakukan kegiatan sosial memberikan bantuan kepada masyarakat prasejahtera.
  • Sebagai anggota masyarakat dan rakyat Indonesia, kita wajib mensyukuri kemerdekaan dan mengaplikasikan “hikmah tahapan menguasai kandungan Al Qur’an” dengan membantu program pemerintah secara aktif, khususnya dalam memberantas buta qur’ani, menjaga ketertiban, keamanan, kesatuan, persatuan dan kerukunan hidup antarumat beragama dilingkungannya masing-masing demi keselamatan dan kesejahteraan bersama.

Disarankan untuk membentuk kelompok kecil pengkajian Al Qur’an bersama-sama dan melakukan gerakan peduli anak bangsa, misalnya saja mewujudkan karya nyata sosial bersama-sama karib kerabat, teman sekerja, teman se RT atau lainnya untuk membantu masyarakat fakir miskin khususnya bantuan dalam bentuk ;

1.Bantuan bea siswa kepada siswa miskin SD/SLTP.
2.Bantuan makanan tambahan anak untuk Balita (Posyandu).
3.Bantuan makanan bergizi/sembako untuk Lanjut Usia (Posyandu).
4.Bantuan tunjangan hidup kepada guru honorer dan guru mengaji.
5.Bantuan kepada program bebas buta Qur’ani.

Dan bantuan lainnya disesuaikan dengan dana dan keadaan calon penerima bantuan dilingkungannya masing-masing. Karya nyata berbuat baik terhadap sesama manusia sebagai perwujudan aplikasi dari “hikmah tahapan menguasai kandungan Al Qur’an”


Perwujudan Syukur Melalui Pelaksanaan “Hikmah Tahapan Menguasai Kandungan Al Qur’an” Dalam Kehidupan Beragama

Sebagai umat beragama Indonesia, kita wajib mensyukuri kemerdekaan dan mengaplikasikan “hikmah tahapan menguasai kandungan Al Qur’an” dengan memelihara kerukunan hidup antarumat beragama dengan sering melakukan kegiatan-kegiatan sosial bersama-sama antarumat beragama.
  • Sebagai umat beragama Indonesia, kita wajib mensyukuri kemerdekaan dan mengaplikasikan “hikmah tahapan menguasai kandungan Al Qur’an” dengan mempelajari dengan tekun kitab sucinya masing-masing untuk memperoleh hikmah VISI dan MISI Allah serta dapat menguasai ilmu keagamaannya masing-masing.
  • Sebagai umat beragama Indonesia, kita wajib mensyukuri kemerdekaan dan mengaplikasikan “hikmah tahapan menguasai kandungan Al Qur’an” dengan menggali, mencari dan mempelajari persamaan-persamaan nilai-nilai agamis dengan agama lainnya untuk memperkuat tali persaudaraan manusiawi di antara umat beragama, walaupun syariat agamanya berbeda-beda.
  • Sebagai umat beragama Indonesia, kita wajib mensyukuri kemerdekaan dan mengaplikasikan “hikmah tahapan menguasai kandungan Al Qur’an” dengan ikut aktif dalam organisasi Forum Silaturahmi Antarumat Beragama, agar dapat memberikan contoh tauladan kepada anak, cucu sebagai calon-calon manusia dewasa Indonesia bahwa semua agama berbeda dan tidak mungkin sama tetapi masih ada hal-hal dan nilai-nilai yang sama untuk dijadikan jembatan agar manusia dapat hidup rukun, damai dan sejahtera.

Musuh utama rakyat Indonesia, yaitu kebodohan, kemiskinan dan keterbelakangan. Musuh rakyat Indonesia bukannya perbedaan jenis kelamin, bukannya perbedaan partai, bukannya perbedaan suku bangsa, bukannya perbedaan agama, bukannya perbedaan mazhab dan bukannya perbedaan-perbedaan lainnya yang sangat banyak sekali.

Mudah-mudahan seluruh rakyat Indonesia memahami kitab sucinya masing-masing sehingga dapat bersatu padu, seia sekata, sehati sepikir dalam memberantas kemiskinan dan kebodohan di bumi persada Indonesia ini, melalui karya nyata yang langsung dapat dirasakan oleh rakyat Indonesia miskin prasejahtera

Diharapkan bagi rakyat Indonesia yang mapan dan relatif mampu dapat bersatu untuk membantu rakyat Indonesia yang miskin, tanpa membedakan mazhab, partai, agama, paham, dan perbedaan-perbedaan lainnya yang tak mungkin habis sepanjang zaman.

Jangan sampai rakyat Indonesia habis energinya memperdebatkan perbedaan paham dan program, sedangkan dilain pihak rakyat Indonesia yang miskin menganga lapar dan tambah miskin, karena rakyat Indonesia yang kaya dan pintar-pintar masih sedang berdebat dan masih tetap mempertahankan konsepnya terus.

Mudah-mudahan melalui “hikmah tahapan menguasai kandungan Al Qur’an berdasarkan Al Qur’an dan Hadits Nabi” seluruh rakyat Indonesia dapat bersatu padu, seia sekata, sehati sepikir bersama-sama membangun Indonesia baru memberantas kebodohan, kemiskinan dan keterbelakangan cara mempelajari Al Qur’an, sehingga Indonesia baru dapat mewujudkan Indonesia yang sejahtera, aman damai dan hidup rukun antarumat beragama dalam Kebhineka Tunggal Ikaan yang Islami, Insya Allah.



BELAJAR TERUS Sampai MATI

(QS. Ali ‘Imran (03) ayat 79, 190-191)
(QS. An Najm (54) ayat 17, 22, 32, 40)
(QS. Al Hijr (15) ayat 98-99)
(QS. Qaaf (50) ayat 39-40)
(QS. An Nisaa’ (04) ayat 103)


“Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al Qur’an untuk pelajaran,
Maka adakah orang yang mengambil pelajaran ?

(Al Qur’an surat Al Qamar (54) ayat 17, 22, 32, 40)


“Berangkatlah di waktu pagi dan petang dalam mempelajari ilmu,
Lebih baik di sisi Allah daripada berjihad pada jalan Allah”

(Hadits riwayat Dailamy dari Ibnu Abbas)
Selengkapnya...

BAB 04 - Kiat-kiat Mengetahui TerJEMAHan AL QUR’AN Dalam Bahasa INDONESIA Dengan MUDAH

Untuk Mengetahui TerJEMAHan AL QUR’AN Silahkan Pilih Yang Mana ?

Belajar BAHASA ARAB Sampai MAHIR

Memanfaatkan AL QUR’AN TerJEMAHan BAHASA INDONESIA

Belajar BAHASA ARAB Dan Memanfaatkan AL QUR’AN TerJEMAHan BAHASA INDONESIA

Sementara Kita Belum Menguasai BAHASA ARAB ALLAH Meridhoi Kita MEMBACA Dan MEMPELAJARI AL QUR`AN DENGAN BAHASAnya MASING-MASING

(QS. Fushshilat (41) ayat 44)
(QS. Maryam (19) ayat 97)
(QS. Yusuf (12) ayat 1-2)
(QS. Az Zukhruf (43) ayat 1-3)

“Kami tidak mengutus seorang rasulpun, melainkan dengan bahasa kaumnya,
supaya ia dapat memberi penjelasan dengan terang kepada mereka.
Maka Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki,
Dan memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki.
Dan Dia-lah Tuhan Yang Maha Kuasa lagi Maha Bijaksana”

(Al Qur’an surat Ibrahim (14) ayat 4)


“Sesungguhnya Kami mudahkan Al Qur’an itu dengan bahasamu
Supaya mereka mendapat pelajaran”

(Al Qur’an surat Ad Dukhaan (44) ayat 58)


“Rasulullah s.a.w bersabda :
Aku diberi lima perkara yang tidak pernah diberikan
Kepada seorang Nabi pun sebelumku.
Semua Nabi sebelumku hanya diutuskan khusus kepada kaumnya saja,
Sedangkan aku diutuskan kepada manusia yang berkulit merah dan hitam
Yaitu seluruh manusia”

(Hadits riwayat Bukhari & Muslim)




Sementara Kita Belum Menguasai BAHASA ARAB ALLAH Meridhoi Kita MEMBACA Dan MEMPELAJARI AL QUR`AN Dengan BAHASA INDONESIA

(QS. Ad Dukhaan (44) ayat 58)
(QS. Maryam (19) ayat 97)

“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah menciptakan langit dan bumi
Dan berlain-lainan bahasamu dan warna kulitmu.
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar
Terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang mengetahui”

(Al Qur’an surat Ar Ruum (30) ayat 22)


“Katakanlah:
"Tiap-tiap orang berbuat menurut keadaannya masing-masing".
Maka Tuhanmu lebih mengetahui siapa yang lebih benar jalannya”

(Al Qur’an surat Al Israa’ (17) ayat 84)


“Rasulullah s.a.w bersabda :
Aku diberi lima perkara yang tidak pernah diberikan
kepada seorang Nabi pun sebelumku.
Semua Nabi sebelumku hanya diutuskan khusus kepada kaumnya saja,
sedangkan aku diutuskan kepada manusia yang berkulit merah dan hitam
Yaitu seluruh manusia”

(Hadits riwayat Bukhari & Muslim)




UMAT ISLAM BERKEWAJIBAN MEMAHAMI BAHASA ARAB Agar DAPAT MEMAHAMI KANDUNGAN AL QUR’AN

(QS. Ar Ra’d (13) ayat 37)
(QS. Ibrahim (14) ayat 4)
(QS. Fushshilat (41) ayat 44)

“Alif, laam, raa.
Ini adalah ayat-ayat Kitab (Al Qur’an) yang nyata dari Allah.
Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa Al Qur’an dengan berbahasa Arab,
Agar kamu memahaminya”

(Al Qur’an surat Yusuf (12) ayat 1-2)


“Haa Miim.
Demi Kitab (Al Qur’an) yang menerangkan.
Sesungguhnya Kami menjadikan Al Qur’an dalam bahasa Arab
Supaya kamu memahami(nya)”

(Al Qur’an surat Az Zukhruf (43) ayat 1-3)


“Sesungguhnya ada beberapa kaum yang membaca Al Qur’an
Hanya sekedar membacanya saja.
Tetapi sebenarnya jika mereka ingin meresap ke dalam hati,
Niscaya keadaan itu lebih baik”

(Hadits riwayat Bukhari & Muslim)




SEBELUM MENGUASAI Dan MEMAHAMI BAHASA ARAB, DIPERBOLEHKAN UNTUK MEMPELAJARI AL QUR’AN Dengan Menggunakan BAHASAnya MASING-MASING

(QS. Al Israa’ (17) ayat 84)
(QS. Faathir (35) ayat 32)
(QS. At Tahgaabun (64) ayat 16)
(QS. Al Baqarah (02) ayat 286)



Mempelajari AL QUR’AN Dengan Menggunakan, BAHASANYA MASING-MASING Adalah SASARAN ANTARA Sebelum Kita MAHIR MENGUASAI BAHASA ARAB

(QS. Thaahaa (20) ayat 2)
(QS. Ibrahim (14) ayat 4)
(QS. Ad Dukhan (44) ayat 58)
(QS. Maryam (19) ayat 97)



Karena ALLAH MENGHARGAI KEADAAN Dan KEMAMPUAN SETIAP MANUSIA BERBEDA-BEDA

(QS. Al Baqarah (02) ayat 286)
(QS. At Taghaabun (64) ayat 16)

“Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh,
Kami tidak memikulkan kewajiban kepada diri seseorang melainkan
sekedar kesanggupannya,
Mereka itulah penghuni-penghuni syurga; mereka kekal didalamnya”

(Al Qur’an surat Al A’raaf (07) ayat 42)


“Katakanlah : "Tiap-tiap orang berbuat menurut keadaannya masing-masing".
Maka Tuhanmu lebih mengetahui siapa yang lebih benar jalannya”

(Al Qur’an surat Al Israa’ (17) ayat 84)

“Aku pernah bertanya Rasulullah s.a.w :
Wahai Rasulullah ! Apakah amalan yang paling utama ? Rasulullah s.a.w bersabda:
Beriman kepada Allah dan berjuang pada jalanNya.
Aku bertanya: Hamba yang bagaimanakah paling utama ?
Rasulullah s.a.w bersabda: Hamba yang paling baik menurut pemiliknya
Dan paling banyak harganya.
Aku bertanya lagi: Bagaimana Jika aku tidak bekerja ?
Rasulullah s.a.w bersabda: Engkau boleh membantu orang yang bekerja
Atau berkerja untuk orang yang tidak memiliki pekerjaan.
Aku bertanya lagi : Wahai Rasulullah !
Apa pendapatmu jika aku tidak mampu melakukan sebahagian dari amalan ?
Rasulullah s.a.w bersabda : Engkau hendaklah memberhentikan kejahatanmu
Terhadap orang lain karena, hal itu merupakan sedekah darimu kepada dirimu”

(Hadits riwayat Bukhari & Muslim)




Karena ALLAH SANGAT MURKA Kepada MANUSIA Yang Tidak MENGGUNAKAN AKALnya

(QS. Al Maa-idah (05) ayat 100)

“Dan tidak ada seorangpun akan beriman
Kecuali dengan izin Allah
Dan Allah menimpakan kemurkaan kepada orang-orang
Yang tidak mempergunakan akalnya”

(Al Qur’an surat Yunus (10) ayat 100)


“Hendaknya mendekat kepadaku orang-orang dewasa
Dan yang pandai, ahli-ahli fikir, kemudian berikutnya,
Kemudian berikutnya lagi…”

(Hadits riwayat Muslim)


“Hai anak Adam ! ikutilah perintah Tuhanmu,
Niscaya engkau dinamakan orang yang berakal
Dan janganlah engkau mendurhakai-Nya bilamana begitu
Niscaya engkau dinamakan orang yang bodoh.”

(Hadits riwayat Abu Na’im)

Karena ALLAH Menurunkan AL QUR`AN Tidak Untuk MENYUSAHKAN MANUSIA

(QS. Maryam (19) ayat 97)

“Kami tidak menurunkan Al Qur’an ini kepadamu
Agar kamu menjadi susah”

(Al Qur’an surat Thaahaa (20) ayat 2)


“Sesungguhnya Kami mudahkan Al Qur’an itu dengan bahasamu
Supaya mereka mendapat pelajaran”

(Al Qur’an surat Ad Dukhaan (44) ayat 58)


“Sesungguhnya di antara kaumku ini,
Ada orang yang membaca Al Qur’an
Tetapi tidak melepasi kerongkongan mereka yaitu tidak mengambil faedah
Dari apa yang mereka baca
Bahkan mereka hanya sekedar membaca saja”

(Hadits riwayat Bukhari & Muslim)




Karena ALLAH Menurunkan AL QUR`AN Untuk Seluruh UMAT MANUSIA Tidak Hanya Untuk BANGSA ARAB SAJA

(QS. Al An’aam (06) ayat 90)
(QS. At Takwir (81) ayat 27)

“Dan Al Qur’an itu tidak lain
Hanyalah Peringatan bagi seluruh umat”

(Al Qur’an surat Al Qalam (68) ayat 52)


“Al Qur’an ini tidak lain
Hanyalah peringatan bagi semesta alam”

(Al Qur’an surat Shaad (38) ayat 87)




Karena ALLAH MENGUTUS RASUL Dengan BAHASA KAUMnya MASING-MASING

(QS. Ad Dukhaan (44) ayat 58)
(QS. Maryam (19) ayat 97)

“Kami tidak mengutus seorang rasulpun, melainkan dengan bahasa kaumnya,
Supaya ia dapat memberi penjelasan dengan terang kepada mereka.
Maka Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki,
Dan memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki.
Dan Dia-lah Tuhan Yang Maha Kuasa lagi Maha Bijaksana”

(Al Qur’an surat Ibrahim (14) ayat 4)


“Sesungguhnya Kami mudahkan Al Qur’an itu dengan bahasamu
Supaya mereka mendapat pelajaran”

(Al Qur’an surat Ad Dukhaan (44) ayat 58)


“Rasulullah s.a.w bersabda:
Aku diberi lima perkara yang tidak pernah diberikan kepada seorang Nabi pun sebelumku.
Semua Nabi sebelumku hanya diutuskan khusus kepada kaumnya saja,
Sedangkan aku diutuskan kepada manusia yang berkulit merah dan hitam
Yaitu seluruh manusia”

(Hadits riwayat Bukhari & Muslim)




Karena ALLAH Meridhoi MANUSIA Yang MEMBACA AL QUR’AN Dengan BAHASAnya MASING-MASING

(QS. Ad Dukhaan (44) ayat 58)
(QS. Thaahaa (20) ayat 2)



Karena AL QUR`AN Adalah FIRMAN ALLAH Untuk Disampaikan KEPADA MANUSIA
SEHINGGA FIRMAN ALLAH Harus Disampaikan DENGAN BAHASA MANUSIA Yang Mudah Dimengerti OLEH BAHASAnya MASING-MASING

(QS. Maryam (19) ayat 97)
(QS. Al Maa-idah (05) ayat 67, 99)
(QS. Ibrahim (14) ayat 4)



Karena SETIAP MANUSIA Mempunyai KEMAMPUAN Dan USAHAnya YANG BERBEDA-BEDA

(QS. Al-Lail (92) ayat 4)
(QS. Al Israa’ (17) ayat 84)
(QS. At Taghaabun (64) ayat 16)



Karena ALLAH Tidak Akan Membebani MANUSIA Di Luar Kesanggupan MANUSIA ITU SENDIRI

(QS. At Taghaabun (64) ayat 16)
(QS. Al Israa’ (17) ayat 84)

“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.
Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan mendapat siksa
(dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa) :
"Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami bersalah.
Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat
Sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang yang sebelum kami.
Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami
Apa yang tak sanggup kami memikulnya.
Beri maaflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami.
Engkaulah Penolong kami,
Maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir".

(Al Qur’an surat Al Baqarah (02) ayat 286)


“Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh,
Kami tidak memikulkan kewajiban kepada diri seseorang
Melainkan sekedar kesanggupannya,
Mereka itulah penghuni-penghuni syurga; mereka kekal didalamnya”

(Al Qur’an surat Al A’raaf (07) ayat 42)


“Kami telah berikrar setia kepada Rasulullah s.a.w untuk tunduk dan taat.
Beliau bersabda kepadaku :
Yaitu sekedar yang kamu mampu”

(Hadits riwayat Bukhari & Muslim)


“Nabi s.a.w bersabda: Tiga perkara, jika terdapat di dalam diri seseorang
Maka dengan perkara itulah dia akan memperoleh kemanisan iman :
Seseorang yang mencintai Allah dan RasulNya lebih daripada selain keduanya,
Mencintai seorang hanya karena Allah, tidak suka kembali kepada kekafiran
Setelah Allah menyelamatkannya dari kekafiran itu,
Sebagaimana dia juga tidak suka dicampakkan ke dalam Neraka”

(Hadits riwayat Bukhari & Muslim)


“Dari Nabi saw: Allah s.w.t berfirman : Aku telah sediakan untuk hambaKu yang saleh,
Sesuatu yang belum pernah dilihat oleh mata atau didengari oleh telinga
Dan tidak pernah terlintas di hati manusia.
Bukti kebenaran perkara itu terkandung di dalam Al Qur’an
Ayat Yang dimaksud: Tiada seorang pun yang mengetahui apa yang disembunyikan
Untuk mereka yaitu berbagai nikmat yang menyenangkan pandangan mata
Sebagai balasan terhadap apa yang telah mereka lakukan”

(Hadits riwayat Bukhari & Muslim)




Silahkan Anda MEMPELAJARI Dan MENGUASAI AL QUR`AN Dengan BAHASAnya MASING-MASING

(QS. Ali ‘Imran (03) ayat 79)
(QS. Ad Dukhaan (44) ayat 58)
(QS. Al Israa’ (17) ayat 84)



Dengan Tetap BERUPAYA Dan BERUSAHA Untuk Senantiasa MEMPELAJARI BAHASA ARAB

(QS. Ash-Shaffaat (37) ayat 61)
(QS. Yusuf (12) ayat 1-2)
(QS. Az Zukhruf (43) ayat 1-3)


“Dan demikianlah, Kami telah menurunkan Al Qur’an itu
Sebagai peraturan (yang benar) dalam bahasa Arab.
Dan seandainya kamu mengikuti hawa nafsu mereka
Setelah datang pengetahuan kepadamu, maka sekali-kali tidak ada pelindung
Dan pemelihara bagimu terhadap (siksa) Allah”

(Al Qur’an surat Ar Ra’d (13) ayat 37)


“Dan demikianlah Kami menurunkan Al Qur’an dalam bahasa Arab,
Dan Kami telah menerangkan dengan berulang kali di dalamnya
Sebahagian ancaman,
Agar mereka bertakwa atau agar Al Qur’an itu
Menimbulkan pengajaran bagi mereka”

(Al Qur’an surat Thaahaa (20) ayat 113)


“Nabi s.a.w bersabda: Perumpamaan Allah Azza Wa Jalla
Mengutusku menyampaikan petunjuk dan ilmu
Adalah seperti titisan hujan yang telah membasahi bumi.
Manakala bumi tersebut sebagian tanahnya ada yang subur
Sehingga dapat menyerap air serta menumbuhkan rumput
Dan sebahagian lagi berupa tanah-tanah keras yang dapat menahan air,
Lalu Allah memberi manfaat kepada manusia sehingga mereka dapat meneguk air,
Memberi minum dan menggembala ternaknya di tempat itu.
Ada juga titisan air hujan tersebut jatuh di tanah yang lain,
Yaitu tanah gersang yang sama sekali tidak dapat menahan air
Dan tidak dapat menumbuhkan rumput. Manakala itu semua
Adalah perumpamaan orang yang bijak pandai tentang agama Allah
Dan memanfaatkannya setelah aku diutus oleh Allah.
Maka baginda tahu dan mau mengajar apa yang diketahuinya
Dan juga perumpamaan orang yang keras kepala
Yang tidak mau menerima petunjuk Allah yang karenanya aku diutuskan”

(Hadits riwayat Bukhari & Muslim)




Untuk Menambah Wawasan Pemahaman Tentang MENTERJEMAHKAN AL QUR’AN Berdasarkan AYAT-AYAT ALLAH (AL QUR’AN) Silahkan Membaca Dan Mempelajari Sunnah Dan Hadits Nabi Yang Sesuai Dengan Ayat-ayat Berikut :

Manusia Harus Menggunakan Akalnya Jika Ingin Diridhoi Allah
Surat (10) Yunus ayat 100
Surat (12) Yusuf ayat 22, 111
Surat (13) Ar Ra`d ayat 3-4, 19
Surat (14) Ibrahim ayat 52
Surat (20) Thaahaa ayat 54
Surat (30) Ar Ruum ayat 28

Allah Menurunkan Al-Qur`an Tidak Menyusahkan Manusia
Surat (20) Thaahaa ayat 2
Surat (54) Al Qamar ayat 17, 22, 32 dan 40

Allah Memerintahkan Manusia Mempelajari Al-Qur`an Harus Dengan Bahasanya Dan Kemampuannya Masing-masing
Surat (02) Al Baqarah ayat 286
Surat (14) Ibrahim ayat 4
Surat (17) Al Israa` ayat 84
Surat (19) Maryam ayat 97
Surat (44) Ad Dukhaan ayat 58
Surat (07) Al A’raaf ayat 42
Surat (64) At Taghaabun ayat 16


Allah Memerintahkan Manusia Untuk Mempelajari Al-Qur`an Dan Melaksanakan Apa-apa Yang Sudah Dibacanya Dalam Al Qur`an, Sehingga Bagaimana Kita Akan Melaksanakan Ayat-ayat Allah Jika Kita Tidak Mempelajari Al-Qur`an Itu Dengan Bahasa Kita Masing-masing
Surat (26) Asy Syu`raa ayat 226
Surat (61) Ash Shaff ayat 2-3
Surat (75) Al Qiyaamah ayat 18-19
Surat (10) Yunus ayat 109
Surat (33) Al Ahzab ayat 2-3
Surat (02) Al Baqarah ayat 44

Al Qur’an Adalah Pedoman Hidup Untuk Seluruh Umat Manusia “Tidak Hanya” Untuk Manusia Yang Mengerjakan Rukun Islam
Surat (68) Al Qalam ayat 52
Surat (06) Al An’aam ayat 90
Surat (03) Ali ‘Imran ayat 138
Surat (69) Al Haaqqah ayat 48
Surat (38) Shaad ayat 87
Surat (81) At Takwir ayat 27
Selengkapnya...

BAB 03 - Proses MENGUASAI KANDUNGAN AL QUR’AN

Tahap Awal Dari Proses MENGUASAI Kandungan AL QUR’AN Adalah AL QUR’AN Harus DIBACA

(QS. Al Ankabut (29) ayat 45)
(QS. Al ‘Alaq (96) ayat 1-3)




Ketika Membaca AL QUR’AN Kita Harus MEMAHAMI Ayat AL QUR’AN Yang Sedang Dibacanya

(QS. Al Israa’ (17) ayat 36)
(QS. Al Anfaal (08) ayat 22, 55)
(QS. Al A’raaf (07) ayat 179)



AL QUR’AN Ditulis Dalam Bahasa ARAB Bukan Berarti AL QUR’AN Hanya Untuk Bangsa ARAB Saja Tetapi Untuk Seluruh Umat Manusia

(QS. Ibrahim (14) ayat 4)
(QS. Al Qalam (68) ayat 52)
(QS. Al Jaatsiyah (45) ayat 20)
(QS. Ali ‘Imran (03) ayat 138)
(QS. Al An’aam (06) ayat 90)
(QS. At Takwir (81) ayat 27)
(QS. Shaad (38) ayat 87)
(QS. Al Baqarah (02) ayat 2)



ALLAH Menurunkan AL QUR’AN Untuk Seluruh Manusia Melalui Manusia Dengan BAHASA MANUSIA (Manusia Hidup Dengan Berlain-lainan Bahasa)

(QS. Ar Ruum (30) ayat 22)



ALLAH Menurunkan AL QUR’AN Agar Manusia Tidak Menjadi SUSAH

“Kami tidak menurunkan Al Qur’an ini kepadamu
Agar kamu menjadi susah”

(Al Qur’an surat Thaahaa (20) ayat 2)


“Sesungguhnya Allah swt. rela akan kemudahan
Bagi umat ini (umat Muhammad),
Dan benci terhadap kesulitan bagi umat ini.”

(Hadits riwayat Thabrany)



AL QUR’AN Ditulis Dalam BAHASA ARAB Karena Nabi Muhammad Berbahasa ARAB Agar Nabi Muhammad Dapat Menjelaskan Dengan TERANG Dan MUDAH Kepada Bangsa ARAB

(QS. Az Zukhruf (43) ayat 1-3)
(QS. Maryam (19) ayat 97)

“Kami tidak mengutus seorang rasulpun, melainkan dengan bahasa kaumnya,
Supaya ia dapat memberi penjelasan dengan terang kepada mereka.
Maka Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki
Dan memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki
Dan Dialah Tuhan yang Maha Kuasa lagi Maha Bijaksana”

(Al Qur’an surat Ibrahim (14) ayat 4)


“Kami tidak menurunkan Al Qur’an ini kapadamu
Agar kamu menjadi susah”

(Al Qur’an surat Thaahaa (20) ayat 2)


“Alif, laam, raa.
Ini adalah ayat-ayat kitab (Al Qur’an) yang nyata (dari Allah)
Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa Al Qur’an dengan berbahasa Arab,
Agar kamu memahaminya”

(Al Qur’an surat Yusuf (12) ayat 1-2)


“Sesungguhnya Allah swt. rela akan kemudahan
Bagi umat ini (umat Muhammad), dan benci terhadap kesulitan bagi umat ini.”

(Hadits riwayat Thabrany)




PARADIGMA LAMA Tentang PEMBELAJARAN AL QUR’AN Yang BerWAWASAN Sempit :
Hanya MEMBACA Tulisan ARABnya Sampai Khatam
(QS. 61:2-3; 2:44)

Tidak BERUPAYA Maksimal Untuk MEMPELAJARI BAHASA ARABnya
(QS. 13:37; 12:1-2; 43:1-3)

Tidak BERUPAYA Maksimal Untuk MENGERTI Dan MEMAHAMI Kandungan AL QUR’AN
(QS. 17:36; 8:22, 55; 7:179)


KEINGINAN ALLAH Tentang PENGUASAAN Kandungan AL QUR’AN Adalah Harus :
Mempelajari dan Menguasai BAHASA ARAB
(QS. 17:36; 8:22; 7:179; 13:37; 12:1-2; 43:1-3; 41:44; 42:7)

Mempelajari Dan Menguasai TAJWID
(QS. 12:1-3; 13:37; 16:103; 20:113; 26:195;39:28; 41:3; 43:1-3)

Mempelajari Dan Menguasai TERJEMAHAN Ke Dalam BAHASAnya Masing-masing
(QS. 20:2; 68:52; 45:20; 3:138; 14:4; 44:58; 19:97; 17:36; 8:22)


Oleh Karena Itu Bila Kita Membaca AL QUR’AN Kita Harus Memahami Terjemahan BAHASANYA MASING-MASING Agar Mudah Mempelajarinya Dan Mendapatkan Pelajaran

(QS. Maryam (19) ayat 97)
(QS. Thaahaa (20) ayat 2)
(QS. Al Qamar (54) ayat 17, 22, 32, 40)

“Sesungguhnya Kami mudahkan Al Qur’an itu
Dengan bahasamu supaya mereka mendapat pelajaran”

(Al Qur’an surat Ad Dukhaan (44) ayat 58)


“Haa Miim
Demi kitab (Al Qur’an) yang menerangkan
Sesungguhnya Kami menjadikan Al Qur’an dalam bahasa Arab
Supaya kamu memahaminya”

(Al Qur’an surat Az Zukhruf (43) ayat 1-3)


“Siapa yang dikehendaki oleh Allah akan mendapat kebaikan,
Maka dipandaikan dalam agama”

(Hadits riwayat Bukhari & Muslim)




Bila Kita Ingin Menguasai Kandungan AL QUR’AN Maka AL QUR’AN Harus Dipelajarinya Dengan BAHASA Yang Mudah Dimengerti

(QS. Thaahaa (20) ayat 2)
(QS. Al Qamar (54) ayat 40)
(QS. Ad Dukhaan (44) ayat 58)

“Maka sesungguhnya telah Kami mudahkan Al Qur’an itu dengan bahasamu,
Agar kamu dapat memberi kabar gembira dengan Al Qur’an itu
Kepada orang-orang yang bertakwa
Dan agar kamu memberi peringatan dengannya kepada kaum yang membangkang”

(Al Qur’an surat Maryam (19) ayat 97)


“Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al Qur’an
Untuk pelajaran maka adakah orang yang mengambil pelajaran ?

(Al Qur’an surat Al Qamar (54) ayat 17)


“Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al Qur’an
Untuk pelajaran maka adakah orang yang mengambil pelajaran?

(Al Qur’an surat Al Qamar (54) ayat 22)


“Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al Qur’an untuk pelajaran,
Maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran ?

(Al Qur’an surat Al Qamar (54) ayat 32)


“Bacalah Al Qur’an itu oleh kalian, kemudian carilah keridhoan Allah
Dengan bacaan tersebut, sebelum datangnya suatu kaum yang memperlakukannya
Seolah-olah mereka mengocokkan undian, yaitu mereka hanya mengharapkan
Pahala duniawi tidak mengharapkan pahala akhirat.”

(Hadits riwayat Abu Dawud)




Bila Kita Ingin Menguasai Kandungan AL QUR’AN Dengan MUDAH Mulailah Membaca AL QUR’AN Dari Ayat Yang Paling Mudah Sesuai Dengan Kesanggupannya Masing-Masing

(QS. Thaahaa (20) ayat 2)
(QS. Al Muzammil (73) ayat (20)
(QS. Ali Israa (17) ayat 84, 15)
(QS. Ad Dukhaan (44) ayat 58)
(QS. Al A’raaf (07) ayat 42)
(QS. At Thaghabuun (64) ayat 16)



ALLAH Telah Memudahkan Manusia Untuk Dapat Mempelajari AL QUR’AN Dengan BAHASAnya Masing-masing

(QS. Thaahaa (20) ayat 2)
(QS. Ad Dukhaan (44) ayat 58)
(QS. Al A’raaf (07) ayat 42)

“Maka sesungguhnya telah Kami mudahkan Al-Qur’an itu dengan bahasamu,
agar kamu dapat memberi kabar gembira dengan AlQur’an itu kepada orang-orang yang bertakwa,
dan agar kamu memberi peringatan dengannya kepada kaum yang membangkang”

(Al Qur’an surat Maryam (19) ayat 97)




Untuk Menambah Wawasan Pemahaman Tentang PROSES Dan TAHAPAN MENGUASAI KANDUNGAN AL QUR’AN Berdasarkan AL QUR’AN Dan HADITS NABI Silahkan Membaca Dan Mempelajari Sunnah Dan Hadits Nabi Yang Sesuai Dengan Ayat-ayat Berikut :

1.Al Qur’an adalah Pedoman Hidup seluruh umat manusia

Surat (68) Al Qalam ayat 52
Surat (03) Ali ‘Imran ayat 138
Surat (06) Al An’aam ayat 90
Surat (14) Ibrahim ayat 52
Surat (39) Az Zumar ayat 41
Surat (45) Al Jaatsiyah ayat 20

2.Al Qur’an sebagai petunjuk, peringatan dan pelajaran bagi manusia

Surat (02) Al Baqarah ayat 2
Surat (17) Al Israa’ ayat 9, 41
Surat (20) Thaahaa ayat 113
Surat (27) An Naml ayat 77
Surat (54) Al Qamar ayat 17, 22, 32, 40
Surat (69) Al Haaqqah ayat 48
Surat (74) Al Muddatstsir ayat 54-56

3.Al Qur’an sebagai kabar gembira dan penawar hati

Surat (16) An Nahl ayat 102, 89
Surat (17) Al Israa’ ayat 9, 82
Surat (19) Maryam ayat 97

4.Al Qur’an adalah sumber informasi menjelaskan sesuatu

Surat (12) Yusuf ayat 111
Surat (16) An Nahl ayat 89
Surat (44) Ad Dukhaan ayat 2-4


5.Al Qur’an peringatan bagi semesta alam

Surat (81) At Takwir ayat 27
Surat (38) Shaad ayat 87
Surat (21) Al Anbiyaa’ ayat 107

6.Mempelajari Al Qur’an berdasarkan Al Qur’an sangat mudah, murah dan dapat dipelajari dengan bahasanya masing- masing :

Surat (14) Ibrahim ayat 4
Surat (19) Maryam ayat 97
Surat (20) Thaahaa ayat 2
Surat (30) Ar Ruum ayat 22
Surat (41) Fushshilat ayat 44
Surat (44) Ad Dukhaan ayat 58
Surat (54) Al Qomar ayat 17, 22, 32, 40
Surat (68) Al Qalam ayat 52

7.Maksud dan tujuan Allah mengutus para Nabi dan menurunkan Al Qur’an

Surat (03) Ali ‘Imran ayat 138
Surat (02) Al Baqarah ayat 213
Surat (16) An Nahl ayat 64, 90
Surat (20) Thaahaa ayat 2
Surat (19) Maryam ayat 15, 13
Surat (21) Al Anbiyaa’ ayat 107

“Dan tidak ada seorangpun akan beriman kecuali dengan izin Allah;
dan Allah menimpakan kemurkaan kepada orang-orang yang tidak menggunakan akalnya”

(Al Qur’an surat Yunus (10) ayat 100)




Mengapa AL QUR’AN Harus DiTERJEMAHkan Ke Dalam Bahasanya Masing-masing ?

AL QUR`AN HARUS DITERJEMAHKAN Agar Dapat MENGETAHUI ARTI DAN MEMAHAMI KANDUNGANNYA Sehingga DAPAT MELAKSANAKANNYA DALAM KEHIDUPAN

(QS. Maryam (19) ayat 97)

“Sesungguhnya Kami mudahkan Al Qur’an itu
Dengan bahasamu supaya mereka mendapatkan pelajaran”

(Al Qur’an surat Ad Dukhaan (44) ayat 58)


“Kami tidak mengutus seeorang rasulpun
Melainkan dengan bahasa kaumnya,
Supaya ia dapat memberi penjelasan dengan terang kepada mereka.
Maka Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki
Dan memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki
Dan Dialah Tuhan Yang Maha Kuasa Lagi Maha Bijaksana”

(Al Qur’an surat Ibrahim (14) ayat 4)


“Sesungguhnya Allah rela akan kemudahan bagi umat ini (umat Muhammad)
Dan benci terhadap kesulitan bagi umat”

(Hadits riwayat Thabrani)




Apakah AL QUR’AN Hanya Untuk DIBACA Sampai KHATAM ?

Apakah AL QUR’AN Hanya Untuk DIHAFALKAN ?

Kandungan AL QUR’AN Harus DiLAKSANAkan Harus DiPRAKTEKkan DALAM KEHIDUPAN MANUSIA

(QS. Al Baqarah (02) ayat 44)
(QS. Al Ahzab (33) ayat 2-3)

“Hai orang-orang yang beriman,
Mengapa kamu mengatakan apa yang tidak kamu perbuat ?
Amat besar kebencian di sisi Allah
Bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tiada kamu kerjakan”

(Al Qur’an surat Ash Shaff (61) ayat 2-3)


“Dan ikutilah apa yang diwahyukan kepadamu
Dan bersabarlah hingga Allah memberi keputusan
Dan Dia adalah Hakim yang sebaik-baiknya”

(Al Qur’an surat Yunus (10) ayat 109)


"Sebaik-baik kalian adalah
Orang yang belajar Al Qur'an dan mengajarkannya"

(Hadits riwayat Bukhari)




KARENA AL QUR’AN Adalah PEDOMAN HIDUP BAGI SELURUH UMAT MANUSIA Tidak Hanya Pedoman Untuk Manusia Yang Mengerjakan RUKUN ISLAM

(QS. Al An’aam (06) ayat 90)
(QS. At Takwir (81) ayat 27)
(QS. Shaad (38) ayat 87)

“Dan Al Qur’an itu tidak lain hanyalah peringatan bagi seluruh umat”

(Al Qur’an surat Al Qalam (68) ayat 52)


“Al Qur’an ini adalah pedoman bagi manusia
Petunjuk dan rahmat bagi kaum yang meyakini”

(Al Qur’an surat Al Jaatsiyah (45) ayat 20)


“Al Qur’an ini adalah penerangan bagi seluruh manusia
Dan petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa”

(Al Qur’an surat Ali Imran (03) ayat 138)


“Rasulullah s.a.w telah bersabda:
Kita adalah orang-orang yang terakhir dan kita jugalah orang-orang
yang mendahului umat manusia pada Hari Kiamat.
Setiap umat dikaruniakan Kitab sebelum kita.
Kemudian kita pula diberi kitab sesudah mereka.
Oleh karena itu, inilah hari yang ditentukan oleh Allah untuk kita.
Allah memberi petunjuk kepada kita pada hari tersebut.
Umat-umat lain akan mengikuti kita pada hari itu,
kaum Yahudi esok dan kaum Nasrani lusa”

(Hadits riwayat Bukhari & Muslim)




BAGAIMANA MUNGKIN AL QUR’AN Dapat Dipraktekkan DALAM KEHIDUPAN MANUSIA Bila AL QUR’AN Tidak DIMENGERTI ?

(QS. An Anfaal (08) ayat 22)
(QS. Al A’raaf (07) ayat 179)

“Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu
Tidak mempunyai pengetahuan tentangnya.
Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati
Semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya”

(Al Qur’an surat Al Israa’ (17) ayat 36)


“Hai orang-orang yang beriman,
Mengapa kamu mengatakan apa yang tidak kamu perbuat ?
Amat besar kebencian di sisi Allah
Bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tiada kamu kerjakan”

(Al Qur’an surat Ash Shaff (61) ayat 2-3)


“Buruk sekali sesuatu yang diucapkan oleh seseorang:
Saya lupa ayat demikian dan ayat demikian, akan tetapi ia dilupakan,
Oleh karena itu gunakanlah berdzikir dengan Al Qur'an
Karena sesungguhnya ia lebih hebat menancapnya
Di hati (dada) Ulama' (tokoh) daripada hewan ternak"

(Hadits riwayat Bukhari)




BAGAIMANA MUNGKIN AL QUR’AN Dapat DiPRAKTEKkan Dalam Kehidupan MANUSIA BILA AL QUR’AN TIDAK DIPAHAMI ?

(QS. Al Israa’ (17) ayat 36)
(QS. Ash Shaff (61) ayat 2-3)

“Sesungguhnya binatang (mahluk) yang seburuk-buruknya pada sisi Allah
Ialah orang-orang yang pekak dan tuli yang tidak mengerti apa-apapun”.

(Al Qur’an surat Al Anfaal (08) ayat 22)


“Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk isi neraka Jahanam
Kebanyakan dari jin dan manusia,
Mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakan untuk memahami ayat-ayat Allah
Dan mereka mempunyai mata tetapi tidak dipergunakannya untuk melihat
Tanda-tanda kekuasaan Allah,
Dan mereka mempunyai telinga tetapi tidak dipergunakannya
Untuk mendengar ayat-ayat Allah. Mereka itu sebagai binatang ternak,
Bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai”

(Al Qur’an surat Al A’raaf (07) ayat 179)


“Wahai Tuhanku, ampunilah dosa-dosaku dan kesalahan-kesalahanku semuanya
Wahai Tuhanku, angkatlah akan daku, tutuplah keaibanku serta tunjukanlah daku,
Kepada sebaik-baiknya pekerjaan dan budi pekerti, bahwasanya tak ada yang menunjuk
Kepada sebaik-baiknya itu melainkan Engkau.
Dan palingkanlah daripadaku akan keburukannya
Bahwasanya tak ada yang memalingkan keburukannya melainkan Engkau jua”

(Hadits riwayat Al Bazzar)


“Kami tidak menurunkan Al-Qur’an ini kepadamu agar kamu menjadi susah”

(Al Qur’an surat Thaahaa (20) ayat 2)




Beberapa Alasan Mengapa AL QUR’AN Harus DiTERJEMAHkan Ke Dalam BAHASAnya Masing-masing Adalah :

Kandungan AL QUR’AN Harus DILAKSANAKAN

(QS. Ash Shaff (61) ayat 2-3)


“Dan ikutilah apa yang diwahyukan kepadamu, dan bersabarlah
Hingga Allah memberi keputusan dan Dia adalah Hakim yang sebaik-baiknya. “

(Al Qur’an surat Yunus (10) ayat 109)


“Mengapa kamu suruh orang lain mengerjakan kebaktian,
Sedang kamu melupakan diri Kewajibanmu sendiri, padahal kamu membaca Al-Kitab (Taurat). Maka tidakkah kamu berpikir”

(Al Qur’an surat Al Baqarah (02) ayat 44)


"Manusia sering bertanya kepada Rasulullah s.a.w mengenai amalan-amalan yang baik,
Tetapi aku telah bertanya tentang amalan-amalan jahat karena aku takut
Ia akan menimpa diriku, lalu aku bertanya: Wahai Rasulullah !
Dahulu kami berada dalam kejahilan dan kejahatan, kemudian Allah mengaruniakan
Kepada kami kebaikan (kebenaran), adakah selepas kebenaran ini akan berlaku pula kejahatan ? Rasulullah menjawab: Ya Aku bertanya lagi :
Adakah akan berlaku pula kebaikan selepas kejahatan itu ?
Rasulullah menjawab: Ya, tetapi ketika itu terdapat kekurangan dan perselisihan.
Aku bertanya apakah yang dimaksudkan dengan kekurangan dan perselisihan itu ?
Rasulullah menjawab dengan bersabda :
yaitu satu kaum yang tidak beramal dengan sunnahku
Dan mengikuti selain dari jalanku, di antara mereka itu ada yang kamu kenali
Dan ada yang kamu tidak mengenalinya."

(Hadits riwayat Bukhari & Muslim)




Untuk Dapat MELAKSANAKAN AL QUR’AN MAKA AL QUR’AN Harus DIPELAJARI Dan DIKUASAI

(QS. Al Israa’ (17) ayat 36)
(QS. Al Anfaal (08) ayat 22)
(QS. Al A’raaf (07) ayat 179)

“Tidak wajar bagi seseorang manusia yang Allah berikan kepadanya Al-Kitab,
Hikmah dan kenabian, lalu dia berkata kepada manusia :
"Hendaklah kamu menjadi penyembah-penyembahku bukan penyembah Allah".
Akan tetapi (dia berkata): "Hendaklah kamu menjadi orang-orang rabbani,
Karena kamu selalu mengajarkan Al-Kitab dan disebabkan
Kamu tetap mempelajarinya”

(Al Qur’an surat Ali Imran ( 03) ayat 79)


“Sesungguhnya Kami mudahkan Al Qur’an itu dengan bahasamu
Supaya mereka mendapat pelajaran”

(Al Qur’an surat Ad Dukhaan (44) ayat 58)


“Sesungguhnya di antara kaumku ini, ada orang-orang yang membaca Al Qur’an
Tetapi tidak melepasi kerongkong mereka
Yaitu tidak mengambil faedah dari apa yang mereka baca
Bahkan mereka hanya sekadar membacanya saja.
Mereka mampu membunuh orang Islam dan membiarkan penyembah berhala hidup.
Mereka keluar dari Islam sebagaimana anak panah menembusi binatang buruan.
Jika sekiranya aku menemui mereka,
Pasti aku bunuh mereka seperti terbunuhnya kaum Aad”

(Hadits riwayat Bukhari & Muslim)




Untuk Dapat MEMPELAJARI Dan MENGUASAI AL QUR’AN Maka AL QUR’AN Harus DIPAHAMI Dan DIMENGERTI

(QS. Al-Israa’ (17) ayat 36)
(QS. surat An Nahl (16) ayat 43)


“Alif, lam, raa ini adalah ayat-ayat kitab (Al Qur'an) yang nyata (dari Allah).
Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa Al Qur’an
Dengan berbahasa Arab, agar kamu memahaminya”

(Al Qur’an Surat Yusuf (12) ayat 1-2)


“Haa Miim. Demi Kitab (Al Qur’an) yang menerangkan.
Sesungguhnya Kami menjadikan Al Qur’an dalam bahasa Arab
Supaya kamu memahaminya“

(Al Qur’an surat Az Zukhruf (43) ayat 1-3)


“Rasulullah s.a.w bersabda :
Pada akhir zaman akan muncul kaum yang muda usia dan lemah akalnya.
Mereka berkata-kata seolah-olah mereka adalah manusia yang terbaik.
Mereka membaca Al Qur’an tetapi tidak melepasi kerongkong mereka.
Mereka keluar dari agama sebagaimana anak panah menembusi binatang buruan.
Apabila kamu bertemu dengan mereka, maka bunuhlah mereka kerana sesungguhnya,
Membunuh mereka ada pahalanya di sisi Allah pada Hari Kiamat”

(Hadits riwayat Bukhari & Muslim)




Untuk Dapat MEMAHAMI Dan MENGERTI Kandungan AL QUR’AN Maka AL QUR’AN Harus DIBACA Dengan BAHASAnya Masing-masing Yang Mudah Dimengerti


“Kami tidak menurunkan Al Qur’an ini kepadamu
Agar kamu menjadi susah”

(Al Qur’an surat Thaahaa (20) ayat 2)


“Sesungguhnya Kami mudahkan Al Qur’an itu dengan bahasamu
Supaya mereka mendapat pelajaran”

(Al Qur’an surat Ad Dukhaan (44) ayat 58)


“Maka sesungguhnya telah Kami mudahkan Al Qur’an itu dengan bahasamu,
Agar kamu dapat memberi kabar gembira dengan Al Qur’an itu
Kepada orang-orang yang bertakwa,
Dan agar kamu memberi peringatan dengannya
Kepada kaum yang membangkang”

(Al Qur’an surat Maryam (19) ayat 97)


"Kami tidak mengutus seorang rasul pun, melainkan dengan bahasa kaumnya,
supaya ia dapat memberi penjelasan dengan terang kepada mereka.
Maka Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki,
dan memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki.
Dan Dialah Tuhan yang maha kuasa lagi maha bijaksana."

(Al Qur'an surat Ibrahim (14) ayat 04)


“Rasulullah s.a.w bersabda :
Aku diberi lima perkara yang tidak pernah diberikan
Kepada seorang Nabi pun sebelumku.
Semua Nabi sebelumku hanya diutuskan khusus kepada kaumnya saja,
Sedangkan aku diutuskan kepada manusia yang berkulit merah dan hitam
Yaitu seluruh manusia.
Dihalalkan untukku harta rampasan perang,
Sedangkan tidak pernah dihalalkan kepada seorang Nabi pun sebelumku.
Disediakan untukku bumi yang subur lagi suci
Sebagai tempat untuk sujud yaitu sembahyang.
Maka siapapun apabila tiba waktu sembahyang walau dimana saja
dia berada hendaklah dia mengerjakan sembahyang.
Aku juga diberikan pertolongan secara dapat menakutkan musuh
Dari jarak perjalanan selama satu bulan.
Aku juga diberikan hak untuk memberi syafaat”

(Hadits riwayat Bukhari & Muslim)




Untuk Dapat MENGETAHUI AL QUR’AN DALAM BAHASANYA MASING-MASING Maka AL QUR’AN Harus DITERJEMAHKAN

(QS. Ibrahim (14) ayat 4)
(QS. Fushshilat (41) ayat 44
(QS. Ad Dukhaan (44) ayat 58)
(QS. Maryam (19) ayat 97)
(QS. Al Qalam (68) ayat 52)
(QS. Al Jaatsiyah (45) ayat 20)
(QS. Yususf (12) ayat 1-2)
(QS. Az Zukhruf (43) ayat 1-3)
(QS. Ar Ra’d (13) ayat 37)

“Kami tidak menurunkan Al Qur’an ini kepadamu
Agar kamu menjadi susah”

(Al Qur’an surat Thaahaa (20) ayat 2)


“Kami tidak mengutus seorang rasulpun, melainkan dengan bahasa kaumnya,
Supaya ia dapat memberi penjelasan dengan terang kepada mereka.
Maka Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki
Dan memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki
Dan Dialah Tuhan yang Maha Kuasa lagi Maha Bijaksana”

(Al Qur’an surat Ibrahim (14) ayat 4)




AL QUR’AN Tidak Hanya Untuk BANGSA ARAB Saja Tetapi AL QUR’AN PEDOMAN HIDUP
Untuk ”SELURUH UMAT MANUSIA”

(QS. Al-Jaatsiyah (45) ayat 20)
(QS. Ali ‘Imran (03) ayat 138)

“Mereka itulah orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah,
Maka ikutilah petunjuk mereka.
Katakanlah:
"Aku tidak meminta upah kepadamu dalam menyampaikan Al Qur’an".
Al Qur’an itu tidak lain hanyalah peringatan untuk segala umat”

(Al Qur’an surat Al An’aam (06) ayat 90)


“Dan Al Qur’an itu tidak lain
Hanyalah Peringatan bagi seluruh umat”

(Al Qur’an surat Al Qalam (68) ayat 52)


“Iman itu hendaknya engkau percaya kepada Allah
Para malaikat-Nya, Kitab-kitab-Nya, akan menemui-Nya,
Rasul-rasul-Nya dan percaya pada hari berbangkit”

(Hadits riwayat Syaikhani)




AL QUR’AN Diturunkan ALLAH Tidak Untuk MENYUSAHKAN MANUSIA

(QS. Al-Qamar (54) ayat 17, 22, 32, 40)
(QS. Az Zukhruf (44) ayat 58)


“Kami tidak menurunkan Al Qur’an ini kepadamu
Agar kamu menjadi susah”

(Al Qur’an surat Thaahaa (20) ayat 2)


“Maka sesungguhnya telah Kami mudahkan Al Qur’an itu dengan bahasamu,
Agar kamu dapat memberi kabar gembira dengan Al Qur’an itu
Kepada orang-orang yang bertakwa,
Dan agar kamu memberi peringatan dengannya
Kepada kaum yang membangkang”

(Al Qur’an surat Maryam (19) ayat 97)


“Sesungguhnya ada beberapa kaum yang membaca Al Qur’an
Hanya sekedar membacanya saja.
Tetapi sebenarnya jika mereka ingin meresap ke dalam hati,
Niscaya keadaan itu lebih baik”

(Hadits riwayat Bukhari & Muslim)


“Sesungguhnya Kami mudahkan Al Qur’an itu dengan bahasamu
supaya mereka mendapat pelajaran”

(Al Qur’an surat Ad Dukhan (44) ayat 58)




Bagaimana CARAnya Dapat MENTERJEMAHKAN AL QUR’AN Dengan MUDAH ?

(QS. Thaahaa (20) ayat 2)
(QS. Al-Qamar (54) ayat 17, 22, 32, 40)

Ada Dua Cara Mudah Untuk Dapat MENGETAHUI TerJEMAHan AL QUR`AN Dari BAHASA ARAB Ke Dalam BAHASA INDONESIA

Cara Pertama
Kita Harus MAHIR-AHLI BERBAHASA ARAB Jika Perlu BELAJAR BAHASA ARAB Di ARAB

(QS. Ar Ra’d (13) ayat 37)
(QS. Thaahaa (20) ayat 113)
(QS. As Syu’araa (26) ayat 195)

Cara Kedua
MEMANFAATKAN TerJEMAHan AL QUR’AN BAHASA INDONESIA Hasil Terjemahan PARA PAKAR BAHASA ARAB Dan PARA PAKAR AGAMA ISLAM Sebelum Kita Menguasai Bahasa Arab

Kami Sarankan Agar Semua UMAT ISLAM Harus Dapat Menguasai “BAHASA ARAB” Tidak Hanya MAHIR MEMBACA TULISAN ARAB

Kami Sarankan BAHASA ARAB Harus Dapat Dijadikan BAHASA KEDUA DI INDONESIA KARENA HAMPIR LEBIH 80 % RAKYAT INDONESIA BERAGAMA ISLAM

(QS. Ad Dukhaan (44) ayat 58)
(QS. Ibrahim (14) ayat 4)
(QS. Maryam (19) ayat 97)

NAMUN, Sebelum Kita PANDAI-MAHIR BERBAHASA ARAB Kita Harus PANDAI Dan CERDIK Memanfaatkan Apa Saja YANG TELAH ALLAH SEDIAKAN DI BUMI INI

(QS. Ali ‘Imran (03) ayat 190-191)
(QS. Al Anbiyaa’ (21) ayat 107)
(QS. Yunus (10) ayat 100)
(QS. Ibrahim (14) ayat 52)
(QS. Al Baqarah (02) ayat 269)

ALLAH TELAH MEMBERI KEMUDAHAN KEPADA BANGSA INDONESIA Untuk Mengetahui TerJEMAHan AL QUR’AN Melalui DEPARTEMEN AGAMA REPUBLIK INDONESIA Dan PARA ALIM ULAMA Yang Telah Menterjemahkan AL QUR’AN Ke Dalam Bahasanya Masing-masing.

Sebagai Kegiatan Sementara Sebelum MAHIR Dan PANDAI BERBAHASA ARAB Kita Memanfaatkan AL QUR’AN Yang Sudah DiTERJEMAHkan OLEH DEPARTEMEN AGAMA REPUBLIK INDONESIA

(QS. Ali Israa (17) ayat 84)
(QS. Thaahaa (20) ayat 2)
(QS. Ad Dukhaan (44) ayat 58)
(QS. Maryam (19) ayat 97)
(QS. Ibrahiim (14) ayat 4)

Karena AL QUR`AN Tersebut DiTERJEMAHkan Oleh Para Pakar BAHASA ARAB Dan Para Pakar AGAMA ISLAM

TETAPI Bila Menggunakan AL QUR`AN YANG TELAH DITERJEMAHKAN JANGAN DITAFSIRKAN Tidak Perlu MEMPELAJARI BAHASA ARAB
Boleh-Boleh Saja Terserah Dikau


“Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al-Qur’an untuk pelajaran,
maka adakah orang yang mengambil pelajaran ?“

(Al Qur’an surat Al Qamar (54) ayat 17, 22, 32, 40)
Selengkapnya...

BAB 02 - Tahapan MENGUASAI KANDUNGAN AL QUR’AN

Apakah AL QUR’AN Hanya DIBACA TULISAN ARABnya SAJA ?

APAKAH BILA SUDAH MAHIR MEMBACA TAJWID “TULISAN ARAB” Dari AYAT-AYAT ALLAH (AL QUR`AN)Sudah Pasti Menguasai Kandungan AL QUR’AN ??

Biasanya Bila Sakit,KITA PERGI KE DOKTER Dan DOKTER Akan MEMBERIKAN RESEP OBAT.
APAKAH RESEP OBAT BILA DIBACA TERUS MENERUS SAMPAI KHATAM KITA AKAN SEMBUH ?
( Nggak mungkin lah… )

Begitu Pula, Apakah AYAT-AYAT ALLAH HANYA UNTUK DIBACA Tulisan ARABnya Saja Sampai Khatam ? DENGAN TIDAK MEMAHAMI ARTI-MAKSUDnya
( Yang bener aje lo.? )

(QS. Yusuf (12) ayat 1-2)
(QS. Az Zukhruf (43) ayat 1-3)



ALLAH SANGAT MURKA Kepada Manusia Yang Hanya MEMBACA AL QUR’AN TANPA DISERTAI DENGAN PERBUATAN YANG QUR’ANI

(QS. Al Ahzab (33) ayat 2-3)
(QS. Yunus (10) ayat 109)
(QS. Al Baqarah (02) ayat 44)

“Hai orang-orang yang beriman,
Mengapa kamu mengatakan apa yang tidak kamu perbuat ?
Amat besar kebencian di sisi Allah
Bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tiada kamu kerjakan”

(Al Qur’an surat Ash Shaff (61) ayat 2-3)


"Perumpamaan orang mu'min yang membaca Al Qur'an
Dan mengamalkannya seperti jeruk (utrujjah) rasanya enak dan baunya wangi.
Sedangkan orang mu'min yang tidak membaca Al Qur'an
Tetapi mengamalkannya seperti buah kurma, rasanya manis dan tidak berbau wangi.
Perumpamaan orang munafiq yang membaca Al Qur'an
Seperti pohon roihanah, baunya sedap sedangkan rasanya pahit.
Perumpamaan orang munafik yang tidak membaca Al Qur'an
Seperti pohon hanzholah, rasanya pahit atau tidak enak dan baunya pahit"

(Hadits riwayat Abu Musa)




ALLAH SANGAT MURKA Kepada Manusia Yang Hanya MEMBACA AL QUR’AN Tetapi Tidak MEMAHAMI Apa yang di BACAnya

(QS. Al Israa’ (17) ayat 36)
(QS. Al Anfaal (08) ayat 22, 55)
(QS. Al A’raaf (07) ayat 179)




MAKA KANDUNGAN AL QUR’AN Harus DIKUASAI Sebelum DILAKSANAKAN DALAM KEHIDUPAN MANUSIA

(QS. Ash Shaff (61) ayat 2-3)
(QS. Al Israa’ (17) ayat 36)
(QS. Al Anfaal (08) ayat 22, 55)
(QS. Al A’raaf (07) ayat 179)




Kandungan AL QUR’AN Harus Kita PAHAMI Dan KUASAI Secara KAFAH (Menyeluruh) SEBELUM MELAKSANAKANnya

(QS. Al Anfaal (08) ayat 22, 55)
(QS. Al Israa’ (07) ayat 179)
(QS. Al Baqarah (02) ayat 208)

“Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu
Tidak mempunyai pengetahuan tentangnya.
Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati
Semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya”

(Al Qur’an surat Al Israa’ (17) ayat 36)


“Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahanam)
Kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati,
Tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah)
Dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya
Untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah).
Dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakan
Untuk mendengar (ayat-ayat Allah),
Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi.
Mereka itulah orang-orang yang lalai”

(Al Qur’an surat Al A’raaf (07) ayat 179)


Nabi saw. mendekapkan diriku ke dada beliau dan bersabda:
"Wahai Allah, ajarkanlah pemahaman (Al Qur'an) kepadanya"

(Hadits riwayat Ibnu Abbas)




Apakah Mungkin Kita Dapat MELAKSANAKAN
Kandungan AL QUR’AN Jika Kita Tidak MEMAHAMI nya Dan Tidak MENGUASAI nya ?
( Nggak mungkin lah…. Mbok …. )

Bagaimana Caranya Agar Kita Dapat MENGUASAI Dan MEMAHAMI AL QUR’AN Sebelum MELAKSANAKANnya ?

Apakah Mungkin Kita Dapat MEMAHAMI Dan MENGUASAI Kandungan AL QUR’AN Bila Kita Tidak MEMPELAJARInya ?

Untuk Dapat MENGUASAI Dan MEMAHAMI AL QUR’AN Maka AL QUR’AN Harus DIPELAJARInya

(QS. An Nahl (16) ayat 90)
(QS. Thaahaa (20) ayat 113-114)
(QS. Ali ‘Imran (03) ayat 138)

“Tidak wajar bagi seseorang manusia yang Allah berikan
Kepadanya Al Kitab, hikmah dan kenabian, lalu dia berkata kepada manusia :
Hendaklah kamu menjadi penyembah-penyembahku bukan penyembah Allah.
Akan tetapi (dia berkata) :
Hendaklah kamu menjadi orang-orang rabbani, Karena kamu
Selalu mengajarkan Al Kitab dan disebabkan kamu tetap mempelajarinya"

(Al Qur’an surat Ali Imran (03) ayat 79)


“Sebaik-baik kamu yaitu orang yang mempelajari Al Qur’an
Dan mengajarkannya.”

(Hadits riwayat Bukhari)


"Perumpamaan orang yang senantiasa membaca Al Qur'an dan ia hafal,
Ia bersamaan dengan malaikat-malaikat penulis yang mulia.
Dan perumpamaan orang yang membaca dan ia memperbaikinya
Dengan bersusah payah, maka baginya dua pahala".

(Hadits riwayat Bukhari)




Bagaimana Caranya Kita Dapat MENGUASAI AL QUR’AN DAN TETAP DIRIDHOI ALLAH ?

(QS. Ali ‘Imran (03) ayat 32, 132)
(QS. An Nisaa (04) ayat 59)




PROSES MENGUASAI AL QUR’AN Harus Sesuai Dengan Ayat-ayat ALLAH” Melalui AL QUR’AN Dan HADITS NABI

(QS. Ali ‘Imran (03) ayat 132)

“Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah
Dan taatilah rasulnya dan ulil amri di antara kamu
Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu,
Maka kembalilah ia kepada Allah (Al Qur’an) dan Rasul (sunnahnya),
Jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian
Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya”

(Al Qur’an surat An Nisaa’ (04) ayat 59)


“Katakanlah: “Ta’atilah Allah dan Rasul-Nya; jika kamu berpaling,
Maka sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang kafir.”

(Al Qur’an surat Ali ‘Imran (03) ayat 32)


“Siapa yang taat padaku, berarti taat pada Allah,
Dan siapa yang melanggar padaku berarti melanggar kepada Allah.
Dan siapa yang taat pada pimpinan (kepala)nya berarti taat kepadaku,
Dan siapa ma’siat kepada pimpinan (kepala)nya berarti ma’siat padaku.”

(Hadits riwayat Bukhari & Muslim)




Tujuan Dari Menguasai AL QUR’AN Berdasarkan AL QUR’AN Adalah :
Bahwa Kandungan AL QUR’AN Harus Dilaksanakan Dalam Kehidupan MANUSIA

(QS. Ash Shaff (61) ayat 2-3)
(QS. Al Ahzab (33) ayat 2-3)
(QS. Al Baqarah (02) ayat 44)

“Dan ikutilah apa yang diwahyukan kepadamu
Dan bersabarlah hingga Allah memberi keputusan
Dan Dia adalah Hakim yang sebaik-baiknya”

(Al Qur’an surat Yunus (10) ayat 109)


“Al Qur’an, ialah cahaya (penerangan) yang nyata,
Dan peringatan yang bijaksana, dan jalan yang lurus.”

(Hadits riwayat Baihaqi)


“Bacalah Al Qur’an itu oleh kalian,
Kemudian carilah keridhoan Allah dengan bacaan tersebut,
Sebelum datangnya suatu kaum yang memperlakukannya
Seolah-olah mereka mengocokkan undian,
Yaitu mereka hanya mengharapkan pahala duniawi
tidak mengharapkan pahala akhirat.”

(Hadits riwayat Abu Dawud)




Proses Menguasai AL QUR’AN Berdasarkan AL QUR’AN Adalah :
Sebelum Melaksanakan Kandungan AL QUR’AN Kita Harus MENGUASAI Dan MEMAHAMI Kandungan AL QUR’AN

(QS. Al Israa’ (17) ayat 36)
(QS. Al Anfaal (08) ayat 22)
(QS. Al A’raaf (07) ayat 179)




Proses Menguasai AL QUR’AN Berdasarkan AL QUR’AN Adalah :
Sebelum MEMAHAMI Dan MENGUASAI Kandungan AL QUR’AN Kita Harus MEMPELAJARI Kandungan AL QUR’AN

(QS. Ali ‘Imran (03) ayat 79)




Proses Menguasai AL QUR’AN Berdasarkan AL QUR’AN Adalah :
Awal Dari MEMPELAJARI AL QUR’AN Adalah Harus MEMBACA AL QUR’AN

(QS. Al ‘Alaq (96) ayat 1-3)

“Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu,
Yaitu Al Kitab (Al Qur’an) dan dirikanlah shalat.
Sesungguhnya shalat itu mencegah
Dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar
Dan Sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah
Lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain)
Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan”

(Al Qur’an surat Al Ankabuut (29) ayat 45)


“Sesungguhnya Al Qur’an diturunkan atas tujuh huruf,
Oleh karena itu bacalah apa yang mudah dari Al Qur’an.”

(Hadits riwayat Bukhari)


“Bacalah sekurang-kurangnya
Satu ayat dari Al Qur’an setiap hari”

(Hadits riwayat Muslim)




Tahapan MENGUASAI Dan MEMAHAMI Kandungan AL QUR’AN Untuk Mendapatkan Ridho ALLAH Berdasarkan AL QUR’AN

  1. Berniat Ingin Mendapatkan Ridho ALLAH (QS. 2:207; 17:36; 41:19-22)
  2. AL QUR’AN Harus DIBACA (QS. 29:45; 96:1-3)
  3. AL QUR’AN Harus DiTERJEMAHkan Ke Dalam Bahasanya Masing-masing (QS. 44:58; 14:4; 19:97; 54: 17, 22, 32, 40)
  4. AL QUR’AN Harus Dipelajari Makna Dan ARTI-Nya Untuk Dapat MEMAHAMI KANDUNGANnya Dengan Menggunakan Pendengaran, Penglihatan, Hati Dan Pikiran (QS. 3:79; 12:1-2; 41:1-3; 16:78; 32:9; 17:36; 7:179, 204; 8:22; 10:100; 20:2; 14:52)
  5. AL QUR’AN Harus DILAKSANAKAN (QS. 61:2-3; 2:44) Sesuai Dengan Kesanggupannya Masing-masing (QS. 2:286; 17:84; 64:16)
  6. AL QUR’AN Harus DiSYIARkan Dan DiSEBARLUASkan (QS. 2:159, 174; 5:67, 99; 3:104; 16:125)
  7. Harus Terus Menerus Melaksanakan Butir 1 s/d 6 Sampai Ajal Tiba (QS. 35:29; 62:10; 4:103; 15:98-99; 50:39-40; 94:6)




Tahapan MENGUASAI Dan MEMAHAMI Kandungan AL QUR’AN Untuk Mendapatkan Ridho ALLAH Berdasarkan HADITS NABI

  1. Berniat Ingin Mendapatkan Ridho ALLAH “Sesungguhnya amal-amal perbuatan itu tergantung kepada niatnya dan sesungguhnya bagi setiap orang itu (hasilnya) sesuai dengan apa yang diniatinya (H.R. Bukhari dan Muslim)
  2. AL QUR’AN Harus DIBACA "Bacalah Al Qur’an karena Ia akan datang pada hari kiamat sebagai pembela pada orang yang mempelajari dan mentaatinya” (Hadits riwayat Muslim)
  3. AL QUR’AN Harus DiTERJEMAHkan Ke Dalam Bahasanya Masing-masing “Semua Nabi sebelumku hanya diutuskan khusus kepada kaumnya saja, sedangkan aku diutuskan kepada manusia yang berkulit merah dan hitam yaitu seluruh manusia” (Hadits riwayat Bukhari & Muslim)
  4. AL QUR’AN Harus DIPAHAMI Untuk Bisa DiTAFSIRkan “Barangsiapa yang menafsirkan Al Qur’an menurut kemauannya sendiri, maka telah tersedia tempatnya di dalam neraka” (Hadits riwayat Tirmidzi)
  5. AL QUR’AN Harus DILAKSANAKAN Sesuai Dengan Kesanggupannya Masing-masing “Sebaik-baiknya Kamu adalah orang yang mempelajari Al Qur’an dan mengajarkannya” (Hadits riwayat Bukhari & Muslim)
  6. AL QUR’AN Harus DiSYIARkan Dan DiSEBARLUASkan “Sampaikanlah dari ajaranku walaupun hanya satu ayat” (Hadits riwayat Bukhari)
  7. Harus Terus Menerus Melaksanakan Butir 1 s/d 6 Sampai Ajal Tiba
Selengkapnya...